Radar Kajen

Kostum Batik Carnival Diharapkan Jadi Industri Baru

Kajen Batik Carnival

FASHION – Peserta saat mengikuti fashion dalam Batik Carnival 2018 dalam rangkaian Hut Kabupaten Pekalongan ke 396 di Lapangan sebelah barat Rumdin Bupati Pekalongan.
TRIYONO

KAJEN – Batik Carnival 2018 kembali digelar di Komplek Rumah Bupati Pekalongan, Minggu (26/8) sore. Kegiatan yang diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai kelangan merupakan serangkaian peringatan Hut ke 396 Kabupaten Pekalongan.

Batik Carnival yang digelar di lapangan sebelah barat Pendopo Rumdin Bupati Pekalongan dibuka oleh Bupati Pekalongan Asip Kholbihi menampilkan desain batik dari ciri khas masing–masing desainer di Kabupaten Pekalongan. Bahkan adapula pesera umum dari Kota Pekalongan dan Batang.

Hasil karya para desainer batik tersebut dikemas dalam bentuk fahion show, berjalan dari SMA N Kajen. Batik Carnival yang digelar oleh Dewan Kerajinan Nasional Daerah Kabupaten Pekalongan (Dekranasda) diikuti oleh pelajar tingkat SMP 17 peserta. Tingkat SMA 14 peserta dan kategori umum 29 peserta.

Kepala Dinas perindustrian, Perdagangan Koperasi dan UKM Kabupaten Pekalongan, Urip Budi Riantini menyampaikan Batik Carnival bertujuan mencari bibit muda yang menjadi desainer batik, serta menggali potensi desain batik yang tersebar di penjuru Kabupaten Pekalongan. Kegiatan ini juga untuk memeriahkan Hut ke 396 Kabupaten Pekalongan

“Kegiatan ini untuk mempromosikan dan mengangkat potensi batik Kabupaten Pekalongan. Batik Carnival ini juga untuk memberikam fasilitas bagi pelaku perajin batik,” terangnya.

Batik Carnival tahun ini lanjut dia bertemakan ‘Karya Besar Kerajinan Kabupaten Pekalongan’. Dengan begitu, daerah sebagai wadah perajin batik, kraft dan jins dapat terwujud.

“Kami harapkan kostum batik carnival ini dapat menjadi industri baru bagi Kabupaten Pekalongan. Apalagi peluang pasar batik saat ini cukup menjanjikan dengan pesanan kostum karnaval dari luar daerah bahkan luar negeri,” lanjunya.

Adapun dalam ajang tersebut seperti tahun sebelumnya peserta yang dinyatakan oleh dewan juri sebagai pemenang berhak mendapatkan trophy, piagam dan uang pembinaan. Dalam kesempatan itu, tamu undangan diantaranya dari OPD, FKPD disuguhkan tarian budaya yang dibawakan oleh pelajar. (yon)

Facebook Comments