Metro Pekalongan

Catat, Mulai Hari Ini Dindukcapil Lakukan Perekaman di Kelurahan

KOTA PEKALONGAN – Dindukcapil Kota Pekalongan akan melakukan jemput bola untuk memfasilitasi perekaman data KTP elektronik bagi masyarakat. Mulai hari ini (27/8), Dindukcapil akan melakukan perekaman KTP elektronik di kelurahan. Sebelumnya, Dindukcapil sudah berkoordinasi dengan kecamatan dan kelurahan serta telah menerbitkan daftar nama warga yang belum merekam by name by adress.

“Dalam rangka menghadapi Pemilu 2019, seperti kita ketahui salah satu syarat warga untuk memberikan hak suaranya adalah membawa KTP elektronik. Kami sudah melakukan beberapa upaya untuk mendukung hal tersebut. Salah satu yang dalam waktu dekat akan kami lakukan yaitu melakukan jemput bola dengan perekaman di kelurahan,” tutur Kepala Dindukcapil, Kustiati Sri Mulyani.

Perekaman data KTP elektronik di kelurahan akan dilakukan berkeliling sesuai jadwal yang sudah ditetapkan. Perekaman akan mulai dilakukan sejak pukul 17.00 hingga 21.00 malam. “Kami berharap bagi masyarakat yang sebelumnya kesulitan dengan waktu dan tidak bisa merekam data karena kegiatan pada pagi hingga sore bisa memanfaatkan layanan jemput bola ini,” harapnya.

Sebelum jemput bola dengan menggelar perekaman di kelurahan, Dindukcapil juga sudah melakukan beberapa langkah lain untuk memfasilitasi perekaman KTP elektronik mulai dari jemput bola melakukan perekaman ke sekolah bagi pelajar yang sudah berusia 17 tahun hingga membuka pelayanan perekaman KTP elektronik pada hari Sabtu untuk memfasilitasi masyarakat yang tak bisa melakukan perekaman pada hari aktif.

Berdasarkan data Dindukcapil, Kustiati menyatakan masih ada sekitar 5.000 warga yang belum melakukan perekaman. Ada berbagai kendala yang membuat mereka belum bisa merekamkan data diri seperti masih berada di luar kota, bekerja sebagai nelayan, dan kondisi yang tidak memungkinkan seperti difabel maupun lansia.

“Untuk difabel maupun lansia kami juga sudah melakukan jemput bola dengan melakukan perekaman langsung ke masing-masing rumah penduduk difabel maupun lansia. Kami berharap dengan beberapa pelayanan jemput bola dari Dindukcapil bisa dimanfaatkan masyarakat untuk merekamkan data diri,” tambahnya.

Jumlah Penduduk Bertambah 3834 Jiwa

Selama semester I tahun 2018, Dindukcapil juga mencatat terjadi pertambahan jumlah penduduk sebanyak 3.834 jiwa. Pada semester I tahun 2018, jumlah penduduk Kota Pekalongan tercatat sebanyak 309.901 jiwa. Sedangkan pada semester II tahun 2017 lalu jumlah penduduk Kota Pekalongan sebanyak 306.067 jiwa.

Kustiati mengatakan, pertambahan jumlah penduduk dipengaruhi dari adanya kelahiran, kematian maupun perpindahan penduduk. Sebagai bagian dari pencatatan data penduduk dan hak masyarakat, Kustiati meminta kepada masyarakat agar rutin melaporkan setiap kejadian baik perpindahan, kelahiran maupun kematian.

“Masyarakat agar rutin melaporkan setiap kejadian kependudukan agar bisa mendapatkan hak-haknya sebagai bagian dari mensukseskan Gerakan Indonesia Sadar Andminduk,” tandasnya. (nul)

Facebook Comments