Radar Kendal

Jelang Masa Kampanye Pemilu, Bawaslu Petakan Kerawanan Pemilu

DOK BAWASLU KENDAL
BAWASLU – Inilah lima anggota Bawaslu Kendal yang belum lama ini dilantik oleh Ketua Bawaslu RI Abhan di Jakarta.

KENDAL – Kurang lebih satu bulan ke depan, tahapan masa kampanye Pemilu Legislatif beserta Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) akan dimulai. Karena itu, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Kendal mulai memetakan Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) guna meminimalisir potensi permasalahan.

“IKP ini adalah cara Bawaslu mengetahui kerawanan Pemilu di Kabupaten Kendal. Dengan data ini, kinerja pengawasan kita nantinya diharapkan lebih fokus, efektif dan efisien,” kata Arief Musthofifin Kordiv Hukum, Data dan Informasi Bawaslu Kendal, Jumat, (24/8).

Menurut dia, ada lima indikator kerawanan yang dipakai, yakni dari Bawaslu, KPU, Penyelenggara, Kepolisian, dan Media Massa. Isian IKP sendiri berjumlah ratusan identifikasi masalah. “IKP kami jadwalkan selesai 30 Agustus. Sebelum mulai kampanye 23 September, kami sudah tahu titik rawannya sehingga pencegahan bisa lebih dini,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Kendal, Odilia Amy Wardayani, menerangkan bahwa data IKP bersumber dari Pemilu 2014 silam. Menurutnya, apa yang terjadi pada Pemilu 2014 menjadi tolok ukur kerawanan Pemilu di 2019. Selain itu, itambahkan juga dengan data Pilbub 2015 dan Pilgub 2018.

Dengan cara itu, peta kerawanan pemilu menjadi lebih lengkap dan komperhensif.”Sampai saat ini masih kami kerjakan dengan seksama bersama lima pimpinan. Kami gali data dan bukti, semoga hasilnya data paling valid,” katanya.(nur)

Facebook Comments