Radar Kajen

Pemerintah Desa Diminta Tingkatkan SDM Pedesaan

Pameran Buku

LIHAT BUKU – Bupati Pekalongan Asip Kholbihi menyempatkan melihat-lihat buka usai membuka secara resmi Pameran Buku dan Arsip dalam rangka Hari Jadi ke-396 Kabupaten Pekalongan, di Gedung Pertemuan Umum (GPU) Kajen, Jumat sore kemarin (24/8).
MUHAMMAD HADIYAN

KAJEN – Untuk meningkatkan SDM pedesaan, Bupati Pekalongan Asip Kholbihi, meminta pihak desa mempunyai inisiatif dan inovasi, untuk menjadikan dana desa sebagai stimulus dalam meningkatkan kecerdasaan anak-anak.

Demikian diungkapkan bupati pada kesempatan membuka secara langsung Pameran Buku dan Arsip dalam rangka Hari Jadi ke-396 Kabupaten Pekalongan, di Gedung Pertemuan Umum (GPU) Kajen, Jumat sore kemarin (24/8).

Asip menjelaskan, tema besar hari jadi yakni inisitaif progresif, diharapkan semua pihak melakukan inisiatif, kemudian inovatif, serta progresif dalam melaksanakan kegiatan pembangunan untuk kemakmuran masyarakat.

“Sebagaimana sekarang ini ada dana desa, diharapkan pihak desa juga punya inisiatif progresif untuk ikut meningkatkan SDM, mencerdaskan anak-anak, melalui gerakan membaca, membuat perpusatakaan dan sebagainya,” kata bupati.

Diterangkan Asip, untuk gerakan sadar baca desa, selain dapat dilakukan melalui stimulus dari dana desa, sekarang ini Kabupaten Pekalongan juga mendapat bantuan dari program Perpus Seru untuk pengadaan sarana komputer di desa.

“Saat ini ada 13 desa yang mendapatkan Perpus Seru, tahun-tahun sebelumnya juga sudah ada desa-desa yang mendapatkan Perpus Seru. Kemudian nanti dari Pemerintah Kabupaten Pekalongan menyediakan jaringan akses internetnya,” tandas Asip.

Selain pentingnya membaca, bupati juga menekankan pentingnya keberadaan arsip. Karena Arsip merupakan tonggak penting, jejak rekam masa lalu. Sehingga segala sesuatu yang diarsipkan secara baik dan profesional, baik tertulis maupun digital, mampu mendukung rekam jejak pembangunan.

Sementara di Kabupaten Pekalongan arsip baru tergali tahun 90 an, dan sekarang ini masih terus digali jejak rekam masa lalu, dari peradaban terdahulu, minimal bupati pertama, untuk menjadi sebuah arsip dokumen penting daerah.

“Inilah spirit kenapa arsip sangat penting dan perlu dipertahankan, serta sekarang ini dilakukan pameran untuk memberitahukan kepada masyarakat luas, tentang arsip yang ada di Kabupaten Pekalongan maupun provinsi Jawa Tengah karena diikuti oleh dinas provinsi juga,” tandasnya. (had)

Facebook Comments