Radar Kajen

Wow, Ternyata Puluhan Varietas Bambu Langka Ada di Pekalongan

Bambu Langka

BAMBU – Bupati Pekalongan saat melakukan peninjauan ke kebun yang terdapat tanaman bambu hitam Petungkriyono.
MUHAMMAD HADIYAN

KAJEN – Kabupaten Pekalongan memiliki kekayaan hayati yang luar biasa. Berbagai tanaman langka masih dapat ditemukan di hutan alam Kota Santri, seperti Petungkriyono dan Lebakbarang. Salah satunya puluhan barietas bambu langka yang tetap tumbuh di tengah perkembangan zaman.

Bupati Pekalongan Asip Khobihi menuturkan, Kabupaten Pekalongan memiliki kekayaan berbagai jenis tanaman bambu langka, salah satunya bambu hitam Petungkriyono.

“Varietas bambu yang tumbuh di Kabupaten Pekalongan mencapai puluhan. Sudah diteliti oleh para ahli,” ungkap Bupati Asip, kemarin.

Menurutnya, selain sebagai pencegah abrasi dan erosi, bambu juga sebagai sumber oksigen bagi kehidupan manusia. Air yang terdapat pada pucuk bambu mampu menjadi obat dan pilek.

“Oleh karena itu, kami akan melaunching program yang saya sebut dengan ‘Sabuk Bambu Pulau Jawa’. Program itu akan dimulai dari Petungkriyono,” terang Asip.

Dikatakan, gerakan menanam bambu itu tidak hanya akan menguntungkan secara ekologi, namun juga secara ekonomi. Sebab, selain manfaat untuk kehidupan manusia dan satwa, bambu juga memiliki nilai ekonomi, seperti untuk bahan membuat perabot rumah, bahan dasar bangunan, bahan makanan, anyaman dan lain sebagainya.

“Ini anugerah dari Allah SWT, betapa besar kekayaan alam Kabupaten Pekalongan. Selain hasil lautnya yang luar biasa, produksi padi yang melimpah, kekayaan batik, ternyata kita masih memiliki keragaman varietas bambu yang manfaatnya luar biasa,” tandas Bupati.

Bahkan, lanjut dia, untuk melengkapi gerakan penanaman bambu nanti, pihaknya juga akan mencanangkan penanaman bambu di daerah rob. “Kita akan pilih bambu yang cocok untuk daerah sana. Sebab selain bermanfaat untuk peresapan air, juga bisa menetralisir limbah. Sekarang masih dalam proses kajian,” pungkas Bupati Asip Khobihi. (yan)

Facebook Comments