Metro Pekalongan

Peduli Masyarakat, Kurban 147 Ekor Kambing dan 7 Sapi

Yayasan Pimpinan Cabang Al Irsyad Kurban

KURBAN – Yayasan Pimpinan Cabang Al Irsyad Kota Pekalongan Lajnah sosial dan ekonomi, bekerjasama dengan HTHT Advisory service Pte Lto Singapore, menyembelih 147 ekor kambing dan 7 sapi kurban.
MALEKHA

KOTA PEKALONGAN – Yayasan Pimpinan Cabang Al Irsyad Kota Pekalongan Lajnah sosial dan ekonomi, bekerjasama dengan HTHT Advisory service Pte Lto Singapore, menggelar Al Irsyad Peduli dengan menyembelih 147 ekor kambing dan 7 sapi kurban. Demikian disampaikan Ketua Pendidikan Yayasan Al Irsyad Cabang Pekalongan, Roiyyan Lukman Shamlam, kepada Radar Pekalongan di SMA Al Irsyad Pekalongan, Kamis (23/8).

“Kegiatan kurban ini memang kita alokasikan 2 hari, dari tanggal 22-23 di SMA Al Irsyad. Karena banyak maka kita butuh waktu 2 hari,” ungkap Roiyyan. Sebanyak 147 ekor kambing, dan 1 sapi merupakan kerjasama antara Yayasan Al Irsyad Pekalongan dengan HTHT yang sudah berlangsung selama 18 tahun. “Alhamdulillah kami dipercaya tiap tahun dari HTHT untuk mengelola hewan kurban dan menyalurkannya. Dan tiap tahun meningkat, tahun kemarin hanya 40 ekor kambing, namun tahun ini 70 ekor dan 77 ekor lainnya dari warga Al Irsyad dan masyarakat sekitar,” terangnya.

Selain merupakan kegiatan sosial yang ditujukan untuk anak yatim, orang tua dan janda, kurban tersebut juga mempunyai tujuan yang khusus ditujukan kepada para siswa-siswi yang berada di lingkungan sekolah Al Irsyad, baik jenjang SD, SMP maupun SMA.

“Kalau kita memang melibatkan siswa sepenuhnya dalam pengelolaan kurban, baik mulai dari pemeliharaan hewan kurban sampai dengan perawatan kesehatan dan sistem pembagian daging kepada warga, kita siapakan mereka 1 bulan sebelum acara,” imbuh Roiyyan.

Pihaknya memang tidak melibatkan siswa secara langsung dalam pengumpulan dana untuk kurban. Namun lebih pada pengelolaan yang membutuhkan tanggung jawab ekstra.

“Dalam hal ini lita juga tidak menjadikan jenjang pendidikan sebagai pembatas ya, jadi siapapun yang mempunyai jiwa pemimpin dan keahlian tersendiri meskipun dia masih berada di jenjang dibawahnya maka ia bisa menjadi pemimpin,” imbuhnya.

Disamping itu, karena kurban bersifat ibadah, tentunya efek yang diharapkan muncul kemudian adalah terwujudnya akhlakul karimah bagi para siswa-siswi Al Irsyad. “Dan hanya di sekolah kami ya, siswa yang memgikuti kegiatan sekolah misalnya kurban, zakat fitrah dan lain sebagainya mereka mempunyai nilai plus tersendiri,” ungkap laki-laki yang baru menjabat sebagai ketua pendidikan selama 1 tahun ini.

Ia berharap, dengan adanya kegiatan kurban bisa menjadi wasilah regenerasi bagi Al Irsyad, menyiapkan serta mendidik para siswa untuk menjadi penerus dan berjiwa pemimpin. (mal)

Facebook Comments