Metro Pekalongan

Sewa Mobil Ternyata Hanya untuk Mencuri Kambing

WAHYU HIDAYAT
DITANGKAP – Dua tersangka penipuan dengan modus pura-pura mau membeli kambing kurban ditangkap Satreskrim Polres Pekalongan Kota, kemarin. Polisi juga mengamankan tiga ekor kambing dan satu mobil sebagai barang bukti.

KOTA PEKALONGAN – Budi Sabara (33) dan M Rismantoro alias Aris (18), keduanya warga Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, ditangkap tim Resmob/Buser Satreskrim Polres Pekalongan Kota, Minggu (19/8) malam.

Pasalnya, keduanya diduga telah melakukan penipuan dengan membawa kabur tiga ekor kambing milik salah satu pedagang kambing di daerah Sragi, Kabupaten Pekalongan sebelum melakukan pembayaran. Kedua pelaku ditangkap tim Buser Polres Pekalongan Kota, sebelum menjual kambing-kambing tersebut.

Kapolres Pekalongan Kota AKBP Ferry Sandy Sitepu, didampingi Kasatreskrim AKP Edi Sutrisno, menuturkan aksi kedua pelaku bermula pada hari Rabu (15/8) lalu. Pelaku sudah sejak awal merencanakan aksinya.

Awalnya, pelaku yang bernama Budi Sabara pada Rabu (15/8) malam menyewa sebuah mobil Toyota Avanza untuk melancarkan aksinya. Kemudian pada Jumat (17/8) siang, kedua pelaku bersama seorang teman perempuannya menuju ke daerah Sragi, Kabupaten Pekalongan, untuk menemui pedagang kambing yang akan menjadi sasaran.

Kepada pedagang kambing tersebut, pelaku menyampaikan memesan tiga ekor kambing untuk disembelih saat hari raya Idul Qurban mendatang. Pelaku bertindak seolah-olah disuruh oleh majikannya, untuk mencarikan kambing kurban. Antara pelaku dan pedagang kambing itu kemudian terjadi kesepakatan harga.

Kemudian pada Sabtu (18/8) sekira pukul 11.00 WIB, kedua pelaku kembali mendatangi korban (pedagang kambing) untuk bertransaksi, sesuai dengan yang telah disampaikan sehari sebelumnya.

“Ketiga ekor kambing itu dibawa dan dimasukkan ke dalam mobil yang sebelumnya telah disewa pelaku,” terang Kapolres AKBP Ferry, saat ekspos kasus tersebut di Mapolres Pekalongan Kota, Senin (20/8).

Saat itu, untuk membuat korbannya percaya, korban juga diajak serta. Kepada korban, pelaku mengatakan bahwa majikannya akan membayar kambing-kambing tersebut sesuai dengan kesepakatan harga. Kambing akan dibayar setelah sampai di Kota Pekalongan.

Sampai di Kota Pekalongan, pelaku mengajak si penjual kambing untuk makan di sebuah warung makan di pinggir jalur pantura Jalan Dr Sutomo Kota Pekalongan.

Saat itulah, salah satu pelaku menelpon teman wanitanya sambil di-loudspeaker. Teman wanita tersebut bertindak seolah-olah sebagai majikan pelaku yang akan membayar kambing-kambing itu. Sembari menelpon, pelaku keluar warung dan diam-diam meninggalkan si penjual kambing yang sedang makan di dalam warung. “Penjual kambing ditinggal kabur oleh pelaku. Pelaku kabur sambil membawa kambing-kambing itu menggunakan mobil,” kata Kapolres.

Atas kejadian itu, korban kemudian melapor ke Satreskrim Polres Pekalongan Kota dan mengaku mengalami kerugian hingga Rp11,5 juta. Polisi pun bergerak cepat. Dari penyelidikan yang dilakukan akhirnya kedua pelaku berhasil diamankan.

Selain menangkap kedua pelaku, polisi juga mengamankan barang bukti berupa tiga ekor kambing, satu unit mobil, dan sebuh ponsel. “Kita masih kembangkan kasus ini, barangkali ada korban lainnya. Pelaku akan dijerat dengan Pasal 378 KUHP,” ungkapnya.

Sementara itu, salah satu pelaku, Budi, mengakui perbuatannya. Dikatakan bahwa aksinya itu sudah dilakukan dua kali. “Sudah dua kali ini, Pak. Yang pertama tahun lalu, dapat dua kambing. Yang sekarang tiga kambing, tapi belum sempat kami jual, kami sudah tertangkap polisi. Rencananya kambing-kambing itu tadinya mau kami jual di daerah Wiradesa,” tuturnya. (way)

Penulis: Wahyu Hidayat

Facebook Comments