Radar Kajen

Ada Apa Ini, Petugas BPJS Blusukan ke Pasar

Ada Apa Ini, Petugas BPJS Blusukan ke Pasar

JARING KEPESERTAAN – Petugas BPJS Ketenagakerjaan tengah memberikam sosialisasi kepada pedagang nasi goreng untuk masuk kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.
TRIYONO

WONOPRINGGO – Sejumlah Pedagang di Kota Santri menjadi target untuk masuk kepesertaan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan. Untuk itu, petugas BPJS Ketenagakerjaan Cabang Pekalongan kerap blusukan ke pasar-pasar tradisional.

Kepala Bidang Pemasaran BPJS Ketenagakerjaan Cabang Pekalongan, Arief Dharmawan, menyatakan bahwa dalam meningkatkan jumlah kepesertaan khususnya bagi Tenaga Kerja Penerima Upah ( TK PU), juga Tenaga Kerja Bukan Penerima Upah (TK BPU), BPJS Ketenagakerjaan terus melakukan sosialisasi ke sejumlah pasar pasar tradisional.

“Dari BPJS Ketenagakerjaan ingin mengakusisi pedagang nasi goreng menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan untuk pekerja bukan penerima upah atau pekerja informal. Tidak hanya pedagang nasi goreng saja, melainkan pedagang yang ada di pasar tradisional juga kita sasar untuk ikut,” terangnya.

Untuk itu, lanjut Arief, petugas BPJS Ketenagakerjaan mendatangi atau jemput bola ke pasar guna memberikan sosialisasi. Adapun selain pedagang, petani, nelayan atau pekerja serabutan juga menjadi sasaran petugas untuk masuk jadi peserta.

Sedangkan dalam Festival Nasi Goreng di Desa Wonopringgo, Kecamatan Wonopringgo kali ini, lanjut dia, masyarakat yang hadir juga dijaring untuk menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.

“Dalam kegiatan ini, ada sekitar 60 pedagang nasi goreng bisa difaslitasi oleh pemerintah desa untuk mendaftar menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan secara kolektif. Selain itu, dalam kegiatan ini kita juga menjaring masyarakat yang berprofesi sebagai petani, nelayan, konveksi atau pekerja serabutan lainnya. BPJS Ketenagakerjaan ini akan berfungsi memberikan perlindungan bagi pekerja informal,” imbuhnya.

Sementara salah seorang penjual nasi goreng, Saeful Jamal, menyatakan bahwa dengan adanya sosialisasi dari BPJS Ketenagakerjaan yang menginginkan pedagang menjadi peserta, merupakan langkah baik. Karena selama ini pedagang tidak mengetahui bisa menjadi kepesertaan BPJS Ketenaga Kerjaan.
“Ini menurut saya cukup bagus, dan saya sepakat kalau bisa masuk kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan,” ungkapnya. (yon)

Penulis: Triyono

Facebook Comments