Radar Jateng

Miris, Pelajar Melahirkan di Sekolah dan Diduga Bunuh Bayinya Sendiri

Anggota Polsek Sulang menggelar olah TKP di depan kamar mandi sebuah SMA di Sulang, Sabtu (18/08). (r2brembang.com)

REMBANG – Seorang pelajar wanita sebuah sekolah menengah atas di Sulang, Kecamatan Sulang, Kabupaten Rembang melahirkan bayi di dalam kamar mandi sekolahnya, Sabtu (18 Agustus 2018) sekira pukul 10.00 Wib. Bayi laki – laki itu diduga dibunuh ibunya sendiri, dengan cara menusukkan gunting ke leher.

Ibu bayi sebut saja bernama Bunga (bukan nama sebenarnya), siswi kelas XI, berusia sekira 17 tahun, warga sebuah desa di Kecamatan Sulang. Menurut hasil olah TKP aparat kepolisian dan keterangan sejumlah saksi, awalnya Bunga masuk sekolah seperti biasa. Menginjak pukul 09.00 pagi, ia mengeluh sakit perut, meminta tolong diantar temannya menuju ruang UKS. Setelah sempat kembali ke ruang kelas, Bunga minta diantar lagi ke ruang UKS, lantaran perutnya masih sakit.

Saat kedua rekannya berjalan kaki ingin kembali menuju kelas, mendadak Bunga buru – buru berjalan, mendahului rekannya, dengan kondisi rok basah, masuk di dalam kamar mandi. Ia berdalih tengah menstruasi. Sejumlah pelajar wanita rela menunggu di depan kamar mandi. Bunga meminta tolong dibelikan pembalut, kemudian minta diambilkan gunting maupun kantong plastik berwarna hitam. Lantaran merasa curiga, ada pelajar berinisiatif mengintip dari kamar mandi lain di sebelahnya.

Bunga kala itu tampak terlihat dalam posisi jongkok, sambil membersihkan darah. Bau anyir menyengat, membuat mereka akhirnya melapor kepada guru. Guru meminta agar pintu kamar mandi dibuka. Selanjutnya, Bunga yang lemas sambil membawa tas berwarna hijau abu – abu, dibawa ke Puskesmas Sulang, guna menjalani perawatan.

Saat berada di Puskesmas Sulang, dua orang guru perempuan mengecek tas, ternyata berisi bayi laki – laki sudah meninggal dunia. Dalam waktu bersamaan, Bunga mengalami kejang – kejang. Yang bersangkutan dan bayinya dilarikan ke rumah sakit dr. R. Soetrasno Rembang.

Berdasarkan hasil pemeriksaan tim medis, bayi menderita 7 luka tusukan di bagian leher, memar pada kepala, serta bekas sayatan di punggung. Tusukan diperkirakan dari gunting. Sedangkan sang ibu bayi, hingga Sabtu sore masih menjalani perawatan intensif. Muncul dugaan, Bunga tega menghabisi bayinya, karena hasil hubungan di luar nikah.

Polisi mengamankan barang bukti 1 buah gunting, beberapa pembalut, 1 tas warna hijau abu – abu dan 1 buah plastik kresek warna hitam. Kepala Satuan Reserse Dan Kriminal Polres Rembang, AKP Kurniawan Daeli kepada wartawan membenarkan peristiwa tersebut.

“Kami langsung mendatangi TKP, meminta keterangan para saksi, sekaligus mengamankan barang bukti. Ini masih dalam proses lidik, “ jelasnya. (r2brembang.com).

Facebook Comments