Radar Pendidikan

Setelah Berkutat dengan Pelajaran, Ajak Siswa Refreshing

Setelah Berkutat dengan Pelajaran, Ajak Siswa Refreshing

BERTANDING – Siswa bertanding dalam perlombaan 17 Agustus di sekolah, Kamis (16/8).
FAKHRUN NISA

KEDUNGWUNI – SMAN 1 Kedungwuni memanfaatkan momen Hari Ulang Tahun (HUT) ke 73 Republik Indonesia, dengan menggelar aneka perlombaan menyenangkan. Kegiatan digelar dua hari, Rabu (15/8) dan Kamis (16/8).

Wakil Kepala Bidang Kesiswaan, Siti Istikharoh, menuturkan Agustusan tersebut menjadi ajang refreshing bagi siswa setelah sebulan berkutat pada pelajaran. Dirinya menilai, fun games yang digelar akan menjadi penyemangat bagi siswa. Selama dua hari kegiatan belajar mengajar ditiadakan dan hanya diisi dengan perlombaan. Meskipun begitu, jadwal masuk sekolah pukul 07.00 WIB dan pulang sekolah pukul 15.30 WIB tetap berlaku.

“Dalam rangka memperingati HUT RI, kami mengadakan berbagai lomba sebagai penyemangat bagi anak-anak karena lomba yang digelar bersifat menyenangkan. Setelah sebulan anak-anak fokus belajar, kami adakan kegiatan dua hari untuk ajang refreshing,” ujarnya kepada Radar, Kamis (16/8).

Disebutkan, ada delapan kategori yang dilombakan, yaitu lomba pentung plastik, balap karung dengan helm, makan kerupuk, tarik tambang, sepak bola bersarung, cerpen, pojok baca, dan kebersihan. Berbeda dengan sebelumnya, pada tahun ini SMAN 1 Kedungwuni menggelar lomba cerpen dan pojok baca untuk menunjang program literasi yang telah dilaksanakan setiap pagi.

“Kalau tahun kemarin lomba kebersihan hanya terbatas pada kebersihan, kerapian, dan keindahan kelas. Tetapi sekarang kami tambah ketentuan dengan mading dan pojok baca. Jadi kelas itu, selain ada struktur organisasi kelas juga harus ada mading yang diisi oleh hasil karya siswa masing-masing kelas, seperti puisi, cerpen, dan lain-lain,” jelas Isti, sapaan akrabnya.

Selain perlombaan, SMAN 1 Kedungwuni juga menggelar kunjungan religi ke Makam Siti Ambariyah, seorang pendakwah wanita Pekalongan. Kunjungan religi tersebut merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan setahun sekali dan diikuti oleh perwakilan siswa dari OSIS, Pramuka, Palang Merah Remaja (PMR), dan sebagainya.

Menurut Isti, seluruh siswa antusias mengikuti aneka perlombaan tersebut. Dirinya berharap, momen 17 Agustus ini menjadikan siswa tidak lupa dengan jasa perjuangan para pahlawan, sehingga mempunyai nasionalisme yang tinggi serta selalu bangga menjadi bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Anak-anak antusias sekali. Mereka bersaing dengan semangat. Semua ingin dapat juara, padahal hadiah yang kami berikan hanya piala, tetapi mereka bangga jika memiliki piala yang banyak karena bisa ditaruh di kelas masing-masing,” pungkasnya. (run)

Penulis: Fakhrun Nisa

Facebook Comments