Metro Pekalongan

SMPN 13, SMAN 2 dan Bangkit jadi Juara

Lomba Gerak Jalan

DILEPAS – Kepala Dinparbudpora saat melepas peserta gerak jalan dalam rangka HUT ke 73 RI, Rabu (15/8) pagi. Sebanyak 34 regu mengikuti lomba gerak jalan tahun ini dari kategori SMP, SMA dan umum.

KOTA PEKALONGAN – Sebanyak 34 regu dari SMP, SMA dan umum, mengikuti lomba gerak jalan yang digelar Dinparbudpora Kota Pekalongan dalam rangka memperingati HUT ke 73 Republik Indonesia. Mereka dilepas langsung oleh Kepala Dinparbudpora, Tjuk Kushundarto dari garis start di depan Kantor Dinparbudpora, Rabu (15/8). Peserta lalu menyusuri rute sepanjang 8,3 kilometer melalui Jalan WR Supratman, Jalan Pantaisari, Jalan Kusuma Bangsa, Jalan Veteran, Jalan Kemakmuran, Jalan Diponegoro dan finis kembali di Jalan WR Supratman.

Di kategori SMP yang diikuti oleh 15 peserta, SMPN 13 keluar sebagai pemenang dengan catatan waktu 1 jam, 3 menit dan 4 detik. Menyusul di peringkat dua yakni regu SMPN 1 dengan catatan waktu 1 jam 4 menit 26 detik dan peringkat ketiga ditempati oleh SMPN 16 dengan catatan waktu 1 jam 4 menit 25 detik. Namun regu SMPN 16 tercatat melakukan empat pelanggaran sehingga berpengaruh terhadap skor akhir.

Sementara di untuk kategori SMA/SMK, SMAN 2 berhasil keluar sebagai juara dengan catatan waktu 1 jam 28 detik. Menyusul MAN 2 di peringkat kedua dengan catatan waktu 1 jam 2 menit 49 detik dan peringkat ketiga ditempati oleh SMKN 2 dengan catatan waktu 1 jam 3 menit 15 detik.

Untuk kategori umum, dari tiga peserta hanya dua yang tercatat mendapatkan juara yakni regu Bangkit di peringkat pertama dengan catatan waktu 1 jam 2 menit 18 detik serta regu Dishub di peringkat dua dengan catatan waktu 1 jam 16 menit 44 detik.

Kabid Kepemudaan dan Olahraga pada Dinparbudpora, Teguh Waluyo, mengatakan sistem penilaian yang dilakukan tidak hanya mengacu pada catatan waktu saja. Karena skor akan dijumlahkan dari catatan waktu atau kecepatan, keutuhan anggota regu dan tata barisan. Juga ada pengurangan poin jika anggota maupun regu melakukan pelanggaran.

Ia melanjutkan, kegiatan lomba gerak jalan kali ini merupakan yang kedua setelah tahun lalu digelar secara perdana. Tahun ini, jumlah peserta mengalami peningkatan karena melibatkan kategori SMP. “Tahun lalu peserta hanya 15 regu. Tahun ini dengan melibatkan SMP jumlah peserta dua kali lipat,” katanya.

Mengenai dilibatkannya peserta ketegori SMP, dikatakan Teguh sebagai bagian dari pembinaan dan pencarian bibit atlet muda. Sebab setelah kompetisi di tingkat kota maka akan dilakukan seleksi untuk mengikuti lombagerak jalan tingkat Provinsi Jawa Tengah. Pesertanya yakni umur 16 hingga 30 tahun.

“Untuk tingkat Jawa Tengah per regu akan ada 12 orang. Di tingkat kota ini per regu diisi 9 orang. Maka setelah ini kami akan lakukan seleksi untuk umur 16 sampai 30 tahun. Kami akan cari 12 orang untuk dikirim dalam lomba gerak jalan tingkat Provinsi Jawa Tengah yang akan digelar di Kabupaten Pati,” jelas Teguh. (nul)

Facebook Comments