Radar Kendal

Siswa Sekolah Ini Dididik Tak Remehkan Sampah

Siswa Sekolah Ini Dididik Tak Remehkan Sampah

BERI CONTOH – Kepala SMA N 1 Kendal ikut turun tangan dalam kegiatan pungut sampah bersama untuk memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia.
AKHMAD TAUFIK

KENDAL – Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, sebanyak 1255 siswa-siswi SMA N 1 Kendal (Smanik) baru-baru ini melakukan kegiatan edukatif berupa aksi pungut sampah bersama di lingkungan sekolahnya. Dengan cara itu, pihak sekolah ingin mendidik para siswanya untuk tak menganggap remeh sampah.

Tak hanya peserta didik, para guru, staf, dan bahkan Kepala SMA N 1 Kendal juga turut serta memungut sampah di area dalam dan luar sekolah. Kepala SMA N 1 Kendal, Sunarto S Pd M Pd, mengatakan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya untuk memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia saja namun juga sebagai bentuk pendidikan karakter.

” Kalau bukan kita yang mulai lalu siapa lagi. artinya, pola hidup bersih, pola hidup tidak membuang sampah sembarangan dimulai dari diri sendiri. Kami mencoba menanamkan rasa kepedulian siswa terhadap lingkungan dengan senantiasa menjaga kebersihan salah satunya melalui kegiatan tersebut,” ungkapnya.

Kata Sunarto, selama ini pola hidup bersih sudah ditanamkan di SMA N 1 Kendal sejak lama. Tempat sampah juga sudah dipisahkan antara yang organik dengan nonorganik. Hal tersebut dapat terlihat saat memasuki lingkungan sekolah di mana terlihat sangat bersih hampir tidak ada sampah yang dibuang sembarangan.

“Kepedulian terhadap sampah harus ditanamkan, bayangkan saja jika dari siswa kami yang jumlahnya 1255 tidak tertib buang sampah, kira-kira apa yang akan terjadi? Apalagi sampah plastik dampak lingkungannya sangat besar karena tidak dapat diurai,” imbuhnya.

Pihaknya berharap dengan adanya kegiatan tersebut para siswa semakin sadar akan kewajibannya menjaga lingkungan. Tidak hanya di sekolah saja, tapi juga di rumah, dimasyarakat. Bahkan, harapannya dapat mengajak yang lain untuk ikut serta peduli lingkungan.

“Kami berharap anak didik kami menjadi agen untuk membawa kebaikan dengan menyebarkan virus peduli lingkungan, salah satunya tidak membuang sampah sembarangan. Anak-anak malu ketika membuang sampah tidak pada tempatnya, harapannya anak-anak berani menegur masyarakat yang membuang sampah seenaknya, membuang sampah di sungai, bahkan membakar sampah juga hal yang kurang tepat,” pungkasnya.(fik)

Penulis: Akhmad Taufik | Radar Pekalongan
Redaktur: Akhmad Saefudin

Facebook Comments