Metro Pekalongan

Catat Ini, Hewan Kurban Harus Disembelih dengan Benar

Ingat, Hewan Kurban Harus Disembelih dengan Benar

PELATIHAN – Dinas Pertanian dan Pangan (Dinperpa) Kota Pekalongan memberikan pelatihan penyembelihan dan pengulitan hewan kurban di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Kota Pekalongan, Selasa (14/8).
WAHYU HIDAYAT

KOTA PEKALONGAN – Menyembelih dan menguliti hewan ternak, terutama hewan kurban, tidak bisa dilakukan secara sembarangan. Melainkan, ada cara dan teknik khusus, supaya hasil dagingnya bisa Aman, Sehat, Utuh, dan Halal (ASUH).

Demikian disampaikan Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (Dinperpa) Kota Pekalongan, Agus Jati Waluyo, pada acara pelatihan penyembelihan dan pengulitan hewan kurban di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Kota Pekalongan, Selasa (14/8).

Kegiatan ini diikuti puluhan tukang potong hewan alias jagal, para pengurus masjid, dan lembaga pemberdayaan masyarakat se-Kota Pekalongan.

Menurut Agus Jati, pelatihan tersebut sengaja diadakan jelang hari raya Idul Adha. Peserta diajarkan tentang mengidentifikasi hewan kurban yang sehat. Selain itu para peserta juga diedukasi tentang kaidah-kaidah kesejahteraan hewan dan kaidah agama dalam proses penyembelihan.

Harapannya, usai mendapat pelatihan dan pembekalan, para peserta bisa mengedukasi masyarakat untuk memilih hewan kurban yang sehat, kaidah-kaidah mensejahterakan hewan, menyembelih hewan dengan baik, benar, dan halal. “Supaya hasil dagingnya halal dan tidak mengganggu kesehatan saat daging dibagikan nanti,” jelasnya.

Tujuan utama dari pelatihan itu memang untuk memberikan pemahaman tentang aspek kesejahteraan hewan, sekaligus tata kelola untuk menghasilkan daging yang sehat dan halal. “Juga memberikan pemahaman agar tidak menyembelih hewan ternak ruminansia betina produktif,” imbuhnya.

Diharapkan, peserta pelatihan dapat menularkan ilmu yang telah didapat ke masjid, mushola, dan lingkungan masyarakat masing-masing tentang bagaimana penanganan hewan kurban yang sesuai syariat Islam. “Supaya bagus dan halal sejak dari awal, prosesnya sampai pembagian hasilnya,” sambungnya.

Pihaknya juga berharap agar apabila para jagal itu mendapati hewan kurban yang akan dipotong itu ternyata tidak sehat dan tidak sesuai dengan kaidah, agar menolak untuk melakukan penyembelihan. Sebab, jika dipaksakan hewan tersebut disembelih, maka akan dapat mengganggu kesehatan manusia. (way)

Penulis: Wahyu Hidayat | Radar Pekalongan
Redaktur: Dalal Muslimin

Facebook Comments