Radar Batang

Selamatkan Lingkungan, H Cahyono Sabet Penghargaan Kalpataru

Selamatkan Lingkungan, H Cahyono Sabet Penghargaan Kalpataru

PRESTISIUS – Ketua LMDH Sekar Langit, H Cahyono, berfoto bersama Kepala DLH Batang, Kabid PPKLH, dan Kades Kembanglangit usai menerima kalpatartu, baru-baru ini.
DOK ISTIMEWA

BATANG – Prestasi Kabupaten Batang di bidang lingkungan kembali menuai apresiasi. Kali ini giliran penghargaan Kalpataru dari Gubernur Jawa Tengah yang diberikan kepada H Cahyono, Ketua Lembaga Masyarakat Desa Hutan ( LMDH ) Sekar Langit Desa Kembanglangit, Kecamatan Blado, atas kepedulian dan dedikasinya dalam menyelamatkan lingkungan.

Penyerahan penghargaan itu dilakukan dalam momentum peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tingkat Jateng, yang tahun ini dipusatkan di Pantai Bandengan, Kabupaten Jepara, Kamis (9/8) lalu. Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Batang, Ir Agus Riyadi MM, menyampaikan apresiasi mendalam atas kinerja lingkungan yang telah dilakukan H Cahyono, sehingga menuai apresiasi dan penghargaan.

“Alhamdulillah, melalui Pak Haji Cahyono ini, Pemkab Batang ikut bangga karena berhasil meraih penghargaan kalpataru dari Gubernur Jawa Tengah. Sebelumnya, lima sekolah di Batang juga sukses menyabet predikat sekolah adiwiyata Provinsi Jawa Tengah, mudah-mudahan ini menjadi pemacu pemerintah dan masyarakat di Batang untuk terus memperdulikan kelestarian lingkungan,” ungkap Agus.

Dia mengatakan, apa yang diraih Ketua LMDH Sekar Langit itu juga tidak lepas dari upaya pendampingan dan pembinaan yang dilakukan tiga instansi, yakni Dinas Kehutan dan Perkebunan (sejak Januari 2017 dinas ini sudah ditiadakan), para penyuluh kehutanan lapangan, Perum Perhutani KPH Pekalongan Timur, dan DLH (dulu BLH) sendiri.

“Pendampingan dan pembinaan sudah dilakukan sejak beberapa tahun lalu. Sementara sebagai instansi pengusul adalah Perum Perhutani, oleh sebab, urusan pemerintah bidang kehutanan sudah tidak menjadi domain kewenangan pemerintah kabupaten/kota,” terang Agus.

Kabid PPKLH DLH Kabupaten Batang, Edy Widyarto S Hut, menambahkan, ada empat kategori yang dinilai dalam anugerah kalpataru, yakni perintis lingkungan, pengabdi lingkungan, penyelamat lingkungan, serta kategori pembina lingkungan. H Cahyono sendiri menurutnya mendapatkan penghargaan untuk kategori penyelamat lingkungan.

“Untuk masing-masing kategori, penilaian terutama dikosentrasikan pada impact. Dalam hal ini, adalah bagaimana dampak kepada lingkungan, ekonomi dan sosial budaya pada wilayah tersebut . Selain itu, yang paling penting adalah keistimewaan peserta sehingga layak diusulkan,” ujar alumnus Institut Pertanian Yogyakarta itu. (sef)

Penulis & Redaktur: Akhmad Saefudin | Radar Pekalongan

Facebook Comments