Radar Kendal

Waduh, Umur Masih 18 Tahun, Tapi Riwayat Kejahatan Menumpuk

Waduh, Umur Masih 18 Tahun, Tapi Riwayat Kejahatan Menumpuk copy

TERSANGKA – Ryan Gerry Prasetya (18) diamankan Satreskrim Polres Kendal karena terbukti melakukan tindak kejahatan.
AKHMAD TAUFIK

KENDAL – Jajaran Satreskrim Polres Kendal berhasil membekuk Ryan Gerry Prasetya (18), tersangka pelaku curas, di Perum Kaliwungu Indah, Desa Protomulyo, Rt 9 Rw 11, Kecamatan Kaliwungu Selatan. Dari hasil pengembangan, tersangka diketahui memiliki rekam jejak kejahatan sejenis yang menumpuk plus menjadi pengedar obat-obatan terlarang.

Pada Kamis (9/8) Satreskrim Polres Kendal telah berhasil mengamankan tersangka curas di perum Kaliwungu indah Desa Protomulyo, Rt.9 Rw.11 Kec. Kaliwungu Selatan, Kab. Kendal dengan tersangka atas nama Ryan Gerry Prasetya (18).

Kapolres Kendal AKBP Adi Wijaya, SIK melalui Kasat Reskrim Polres Kendal, AKP Nanung Nugroho I ST MH menjelaskan, kronologis kejadian yakni pada Kamis, 12 Juli 2018 sekira pukul 05.55 WIB, Kisratul Una selaku saksi melihat mobil pick up berwarna putih yang parkir di depan toko alfamart. Bersamaan itu, ia sedang membuka roolling door toko. Tidak lama kemudian pelaku masuk ke toko dan bertanya kepada saksi mengenai sambal bubuk, akan tetapi saksi menjawab tidak ada.

Kemudian pelaku keluar dari toko dan tidak lama kemudian pelaku masuk kembali ke dalam toko dan mengarahkan kunci inggris ke arah saksi sambil mengancam bila tidak menyerahkan uang di kasir akan dipukul. Lantaran merasa ketakutan, maka saksi menyerahkan uang yang ada di dalam laci dan selanjutnya pelaku pergi dengan mengendarai mobil pick up.

“Kami menerima laporan dari karyawan Alfamart Ketapang Kecamatan Kendal, Kabupaten Kendal atas nama ROKHMATUN KHASANAH, warga Kelurahan Karangsari Rt 02 Rw 03 Kecamatan Kendal, Kabupaten Kendal dan Kisrotul Una, warga Desa Banyutowo, Kecamatan Kendal, Kabupaten Kendal selaku saksi dan pelapor. Kemudian saksi dan pelapor melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kota Kendal. Setelah itu, segera kami tindak lanjuti. Sementara TKPnya di Alfamart Ketapang dengan barang Bukti satu unit mobil pick up L300 milik tersangka, yang digunakan sebagai sarana dan satu buah kunci inggris, berbahan steinlies,” ungkapnya.

AKP Nanung menambahkan, dari hasil pengembangan, tersangka juga melakukan tindak pidana lain di antaranya (8/8) TKP Desa Dinding, Kecamatan Brangsong, yakni percobaan penjambretan tas namun gagal. Aksi penjambretan juga dilakukan tersangka pada 4 Agustus dengan TKP Jl Alteri Kaliwungu dengan hasil uang Rp 400 ribu.

Pada 31 Juli 2018, aksi penjambretan juga dilakukan tetapi gagal, yakni TKP karaoke JBL. Selanjutnya, di Desa Sudipayung, Kecamatan Ngampel, penjambretan dompet dengan hasil uang Rp 250 ribu. Lalu pencurian uang loker SPBU Patebon Rp 650 ribu (Juli), pencurian HP di Jl Sriagung Cepiring, penjambretan tas seorang ibu berisi Rp 800 ribu di Trompo, Kendal.

“Tersangka ini sudah banyak melakukan banyak tindak kejahatan,” tegasnya.

Rekam jejak kejahatan tersangka tak cukup di situ. Pada 1 Agustus lalu, dia juga mencuri uang Rp 250 ribu di toko parfum Patebon. Berikutnya, mengambil tas seorang ibu di toilet dengan TKP Gereja Santa Maria Kendal, dan banyak kasus kejahatan sejenis yang dilakukan tersangka.

“Bahkan dari hasil pengembangan kami lebih lanjut, di TKP ditemukan obat-obatan terlarang dan hasil pengembangan di dapatkan tersangka merupakan pengedar obat-obatan terlarang,” katanya.(fik)

Penulis: Akhmad Taufik | Radar Pekalongan
Redaktur: Akhmad Saefudin

Facebook Comments