Radar Batang

Wonotunggal Festival, Tampilkan Hasil Produk Kreatif

Wonotunggal Festival, Tampilkan Hasil Produk Kreatif

TUNGGU – Mahasiswi KKN sedang menunggu stand pameran produk hasil dari 6 Desa di Kecamatan Wonotunggal.
MALEKHA

BATANG – Dalam rangka salam perpisahan tim KKN STIE Muhammadiyah di Kecamatan Wonotunggal, para mahasiswa KKN menggelar Wonfest (Wonotunggal Festival) dengan menampilkan produk-produk kreatif di setiap daerah yang menjadi tempat proyek saat melakukan KKN.

Demikian disampaikan Koordinotor Kecamatan, Ali Mahfudin, kepada Radar Pekalongan di lokasi festival, Kamis (9/8).

“Acara Wonfest ini kita usung tema festival produk ya. Jadi disini kita memperlihatkan produk apa yang selama ini menjadi program unggulan kami saat di daerah KKN,” ungkap Ali.

Selain itu, Wonfest itu juga bertujuan untuk mengenalkan potensi-potensi daerah, baik itu hasil bumi maupun kreativitas yang mampu dikembangkan dan menjadi daya tarik desa tersebut.

“Kita ada 6 desa yang ditempati, dan ke 6 desa tersebut mempunyai produk yang dihasilkan. Mulai dari tas cantik dari desa Siwatu, Teh dari Silurah, kesenian anyaman dari Brokoh dan masih banyak yang lainnya,” imbuhnya.

Tak hanya produk daerah, pada acara Wonfest yang diselenggarakan oleh tim KKN STIEM juga menampilkan kesenian daerah. Sehingga masyarakat umum bisa menyaksikan secara langsung potensi kesenian yang dimiliki oleh masyarakat Kecamatan Wonotunggal.

“Kami berharap,dengan adanya kegiatan KKN di masing-masing desa ini. Bisa terus dikembangkan meskipun tidak dalam program KKN. Sehingga bisa menghasilkan nilai plus bagi kesejahteraan masyarakat,” jelas Ali.

Sementara itu, Sekertaris Kecamatan Wonotunggal Ahmad Puryono menambahkan, masyarakat Wonotunggal mengucapkan terimakasih atas pendampingan yang selama ini dilakukan oleh tim KKN STIE Muhammadiyah Pekalongan.

“Kami merasa sangat senang menjadi salah satu desa yang disinggahi untuk tim KKN. Meskipun baru perdana menggelar KKN tapi sudah bagus seperti ini,” tandas Puryono sapaan akrabnya.

Tak Ada yang bisa masyarakat lakukan, selain mendoakan para mahasiswa STIE Muhammadiyah ini mendapatkan apa yang mereka cari dalam pengabdianya pada masyarakat. “Karena hakekatnya sebagai mahasiswa, kita harus mengamalkan tri dharma perguruan tinggi, semoga disini bisa menjadi bekal pengalaman dalam bermasyarakat,” pungkasnya. (mal)

Penulis: Malekha | Radar Pekalongan
Redaktur: Dalal Muslimin

Facebook Comments