Politik

Simulasi Duet Jokowi – Mahfud MD Bisa Kalahkan Prabowo – Sandi

Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat bersama Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD. (istimewa/JawaPos.com)

JAKARTA – Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD dikabarkan bakal segera dideklarasikan sebagai cawapres Joko Widodo (Jokowi). Duet keduanya ternyata memiliki elektabilitas yang cukup tinggi.

Lembaga survei politik Alvara Research Center pernah melakukan simulasi pasangan Jokowi – Mahfud MD, Hasilnya pun cukup positif. Perolehan elektabilitasnya mencapai 38,5 persen.

Direktur Alvara Research Center, Hasanudin Ali‎ mengatakan, sampai saat ini perolehan angka Jokowi – Mahfud MD juga masih tinggi. Kalaupun ada perubahan tentu sangatlah kecil.

“Dari simulasi yang kita gunakan, sebenarnya komposisi Pak Jokowi – Mahfud masih tinggi,” ujar Hasanudin kepada JawaPos.com, Kamis (9/8).

Menurut Hasanudin, respons masyarakat juga baik terhadap pasangan Jokowi-Mahfud MD. Pasalnya, Guru Besar Hukum Tata Negara itu sudah tidak diragukan lagi pengalamannya di pemerintahan. Bahkan pernah menjadi anggota legislatif.

“‎Dari persepsi publik, Mahfud dinilai berpengalaman dan pernah menjadi Ketua MK, anggota DPR, dan pernah menjadi menteri. Kemudian juga dari kelompok Islam, Pak Mahfud memiliki latar belakang kuat. Jadi tidak ada masalah‎,” katanya.

Lebih lanjut mengenai Prabowo Subianto berpasangan dengan Sandiaga Uno dikatakan Hasanudin, masih belum ada simulasinya. Sehingga sampai saat ini Jokowi – Mahfud MD masih unggul ketimbang Prabowo – Sandiaga.

“Pak Sandi dalam berbagai survei yang kita lakukan belum pernah disimulasikan, dan kita belum punya angka yang persis berapa, perolehan Prabowo – Sandi berapa,” ungkapnya.

Dalam hitung-hitungan politik pun, Prabowo Subianto berpasangan dengan Sandiaga Uno tidak mencerminkan koalisi yang terbangun. Misalnya PAN, PKS, dan Demokrat merapat. Pasalnya dua tokoh itu berasal dari Partai Gerindra.

“Cuma dari secara hitung-hitungan politik sebenarnya kurang kuat,” ungkapnya.

Sekadar informasi, Alvara Research Center merilis cawapres Jokowi dan Prabowo pada periode 20-28 Juli. Riset ini menggunakan multistage random sampling dengan melibatkan 1.142 responden berusia 17 tahun. Sampel diambil dari seluruh provinsi di Indonesia dengan margin of error sebesar 2,95 persen. Adapun hasil Jokowi – Mahfud sebesar 18,5 persen (ce1/gwn/JPC)

Facebook Comments