Radar Kendal

Dilalui Jalur Tol, Akhirnya Rumah Warga Ini Dieksekusi

Eksekusi Rumah Warga

EKSEKUSI- PN Kendal eksekusi lahan terdampak pembangunan jalan tol Batang-Semarang di Kabupaten Kendal, kemarin.
NUR KHOLID MS

BRANGSONG – Pengadilan Negeri (PN) Kendal melakukan eksekusi lahan terdampak pembangunan jalan tol Batang-Semarang di Kabupaten Kendal, Rabu (8/8). Proses eksekusi rumah dan lahan milik Surati di Desa Tunggulsari, Kecamatan Brangsong itu memang tanpa perlawanan dari pemilik rumah. Namun, sejumlah warga sekitarnya membentangkan spanduk penolakan.

sejumlah warga yang menolak penggusuran itu, bertahan di dalam rumah sambil membentangkan poster. Bahkan, mereka ada yang naik ke atap rumah sambil membentangkan spanduk. Petugas pun memaksa masuk dan suasana sempat tegang, karena warga enggan meninggalkan rumah.

Petugas dari PN Kendal tetap membacakan perintah pengosongan dan meminta polisi untuk mengosongkan rumah. “Selain pemilik rumah silakan keluar,”kata Soedi Panitera PN Kendal.

Menurut Soedi, hingga kemarin, tersisa sekitar 60 bidang lahan di mana uang ganti rugi yang dititipkan ke PN Kendal belum diambil pemiliknya. “Masih sekitar 60 bidang yang uang ganti rugi belum diambil pemiliknya,” ungkapnya.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Jalan Tol Batang Semarang,Tendi Hardianto, mengatakan, ganti rugi sudah seluruhnya dilakukan. Pemilik rumah mendapat ganti rugi sekitar Rp 340 juta.

“Ada 11 bidang yang kami kosongkan hari ini (kema. Sebanyak 11 bidang itu terdiri atas enam tanan dan lima tanah berikut bangunan. Informasi yang kami terima, pemilik rumah dari empat bangunan lainnya siap membongkar rumahnya. Namun, kami tetap lihat di lokasi. Jika tidak dibongkar, terpaksa kami eksekusi,” katanya.

Kapolres Kendal AKBP Adiwijaya, menerangkan, jalannya eksekusi dikawal sebanyak 180 petugas. “Yakni terdiri atas 150 anggota Polri dan 30 anggota TNI. Saya bersyukur eksekusi berjalan lancar, tanpa ada keributan,”katanya. (nur)

Facebook Comments