Radar Kajen

Punk Marak, Ortu Resah

Anak Punk

DIBERIKAN PEMBINAAN – Maraknya segerombolan anak punk yang mangkal di tepi ruas jalan Kota Santri ternyata membuat para orang tua resah. Satbinmas Polres Pekalongan melakukan pembinaan kepada sejumlah anak punk.
TRIYONO

KAJEN – Akhir akhir ini keberadaan segerombolan anak Punk yang biasa mangkal di tepi ruas jalan Kota Santri membuat orang tua resah. Hal itu ditakutkan adanya remaja ikut ikutan menjadi anak punk.

Guna mengantisipasi terjerumusnya dalam pergaulan bebas terutama bagi anak remaja, anggota Sat Binmas Polres Pekalongan melakukan pembinaan kepada sejumlah anak punk.

Kasubbag Humas Polres Pekalongan, Ipda Akrom, menyampaikan bahwa banyaknya keluhan dari masyarakat maraknya anak-anak berkeliaran di wilayah Kabupaten Pekalongan. Atas keluhan itu, Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas) Polres Pekalongan melaksanakan kegiatan pembinaan dengan penyuluhan kepada anak-anak punk yang berkeliaran di jalan jalan.

Dikatakan, dalam kegiatan ini Kanit Bintibmas Sat Binmas Polres Pekalongan Aiptu Sujarwo terjun langsung dengan menemui anak-anak punk untuk tidak melakukan aksi pemerasan dijalan. Kemudian agar tidak menyalahgunaan narkoba, minum-minuman keras, seks bebas serta melakukan aksi tindak pidana lainnya.

“Seperti mencuri, karena aksi tersebut dapat meresahkan masyarakat dan juga merupakan aksi melanggar hukum, dimana pelakunya dapat di pidana dan diproses sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku,” terangnya.

Terkait dengan banyaknya anak-anak sekolah yang keluar dari sekolah dan memilih menjadi anak punk, harus ditangani sedini mungkin. Dimana dinas terkait lainnya seperti Dinas pendidikan, Dinas Sosial dan Satpol PP harus ikut bertindak, agar tidak menjadi virus bagi anak-anak lainnya.

“Karena ini juga dapat merusak generasi penerus bangsa. Diharapkan dengan kegiatan ini, anak-anak punk bisa sadar dan kembali memilih kepada jalan yang benar, dimana usia seperti mereka harus menempuh pendidikan dan kehidupan yang lebih layak,” harapnya.

Sementara bagi orang tua yang memiliki anak usia remaja, diminta untuk meningkatkan pengawasan. Apabila sore atau malam hari tidak kunjung pulang segera dicari dan dinasihati. Dengan begitu maka dapat mengantisipasi perbuatan yang tak diinginkan. (yon)

Facebook Comments