Radar Bisnis

Optimis, Dafam Hotel Bintang Tiga Terbesar

Billy Dahlan

Billy Dahlan
President Director PT Dafam Property Indonesia Tbk

Sosok President Director PT Dafam Property Indonesia Tbk, Billy Dahlan belum lama ini telah dilantik menjadi Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Jawa Tengah (HIPMI Jateng).

Pada usianya yang baru 33 tahun ini, ia sudah memiliki 35 cabang hotel di Indonesia. Bahkan tahun depan, ia akan melebarkan sayap bisnisnya dengan mendirikan hotel di luar negeri. Baru-baru ini, PT Dafam Property Indonesia sudah go public menjadi perusahaan Tbk. Billy optimis, dalam waktu tiga atau lima tahun ini Dafam akan menjadi hotel bintang tiga terbesar di Indonesia.

“Secara bisnis saya punya komitmen dengan hal itu, apalagi melihat hospitality culturenya Indonesia, khususnya Jawa ini terbaik di dunia,” terang Billy.

Sebagai ketua HIPMI Jateng, ia terus melakukan pembinaan, seminar, dan sharing pada event kewirausahaan. Billy berbagi mengenai strategi bisnis, cara membuat studi kelayakan perusahaan, pendanaan dari perbankan, dan bagaimana memiliki mindset bisnis yang pas.

“Apapun sektor perusahaan di Jawa Tengah, tentunya saya mendukung agar perusahaan kecil menjadi menengah, yang menegah menjadi besar. Tentunya harus mengalami peningkatan, caranya dengan memberikan mentoring kepada mereka,” ujar lelaki asal Pekalongan ini.

Dirinya yang juga bagian dari anggota Kadin Bidang Pengembangan Pariwisata itu, mengaku memiliki passion di bisnis. Berawal dari embrio hotel sampai memiliki 35 cabang ini ia menikmati proses untuk membesarkan.

“Ketika saya tau sebuah bisnis itu punya potensi, saya akan mencari cara untuk menggedekan bisnis itu. Passion saya adalah membangun, jadi bisa masuk ke semua sektor industri,” terang lelaki yang pernah bercita-cita mendirikan kampus ini.

Selain bisnis perhotelan, Billy memiliki banyak bisnis bahkan dalam hal pendidikan memiliki konsep online education. Ia akan buat materi kurikulum perhotelan dan pariwisata dapat di akses oleh masyarakat luas.

“Kurikulum mengenai perhotelan dan pariwisata di Asia akan dijadikan satu, kami akan buat konten dalam bentuk video, article, dan infografis,” papar lulusan marketing & komunikasi bisnis di London ini.

Lelaki yang pernah belajar di Australia berharap semua SMK atau sekolah perhotelan bisa mengakses materi ini bahkan untuk perguruan tinggi dimanapun. (lai)

Facebook Comments