Metro Pekalongan

Dinparbudpora Gelar Lomba Permainan Tradisional, Tertarik ?

KOTA PEKALONGAN – Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Dinparbudpora) Kota Pekalongan, menyiapkan serangkaian kegiatan dalam menyambut momen peringatan HUT RI ke 73. Dalam momentum kali ini, Dinparbudpora akan mengangkat olahraga rekreasi dan tradisional melalui beberapa kegiatan lomba yang dapat diikuti oleh seluruh lapisan masyarakat. Tak hanya bagi masyarakat umum, Dinparbudpora juga menyediakan ruang bagi penyandang disabilitas dengan menggelar lomba khusus bagi komunitas tersebut.

Yang menarik adalah digelarnya lomba olahraga tradisional yaitu patok lele dan gobak sodor. Dua permainan tradisional yang sudah jamak dimainkan oleh masyarakat Kota Pekalongan. Dua lomba tersebut, terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat untuk dapat berpartisipasi sebagai peserta.

Selain lomba olahraga tradisional, Dinparbudpora juga menyiapkan serangkaian lomba lain yaitu senam poco-poco dan senam diabetes yang dikhususkan bagi lansia. Kemudian juga senam aerobik yang dapat diikuti oleh masyarakat umum, serta tenis meja dan bulutangkis khusus bagi penyandang disabilitas. Ditambah tahun ini Dinparbudpora juga akan kembali menggelar lomba gerak jalan cepat beregu yang dapat diikuti pelajar dan masyarakat umum.

Kabid Pemuda dan Olahraga pada Dinparbudpora, Teguh Waluyo menjelaskan, momentum HUT RI tahun ini akan dimaksimalkan untuk mengangkat olahraga-olahraga yang sebelumnya sudah memasyarakat.

“Seperti olahraga tradisonal yakni patok lele dan gobak sodor. Ini dulu sudah banyak dimainkan oleh masyarakat tapi akhir-akhir ini popularitasnya menurun sehingga kami coba angkat kembali dalam momen peringatan HUT RI,” jelasnya.

Kemudian untuk olahraga rekreasi seperti senam dan aerobik, dikatakan Teguh juga diminati banyak masyarakat. Hal itu terlihat dari banyaknya komunitas atau perkumpulan kelompok senam. Sehingga dalam momen kali ini pihaknya ingin menyemarakkan kembali komunitas-komunitas tersebut, termasuk komunitas lansia, melalui gelaran lomba.

Tak hanya bagi masyarakat umum, kali ini pihaknya juga akan membuka ruang bagi penyandang disabilitas untuk turut menyemarakkan peringatan HUT RI melalui dua lomba yaitu tenis meja dan bulutangkis. “Karena dalam olahraga tidak ada diskriminasi. Selain itu sebenarnya Koita Pekalongan sudah memiliki atlet disabilitas tingkat nasional. Sehingga melalui kegiatan ini kami ingin memberikan ruang lebih kepada teman-teman disabilitas,” tambahnya.

Kasi Olahraga pada Dinparbudpora, Bambang Andi Waluyo menambahkan, untuk pelaksanaan kegiatan akan dimulai pada 11 Agustus dimana akan dilaksanakan lomba senam poco-poco dan senam diabetes bagi lansia bertempat di komplek Lapangan Setda Pekalongan. Kegiatan akan dilanjutkan dengan lomba senam aerobik di Lapangan Mataram.

“Sembari lomba senam, di Lapangan Setda Pekalongan juga serentak digelar lomba patok lele dan gobak sodor juga tenis meja dan bulutangkis bagi disabilitas. Bagi masyarakat yang ingin berpartisipasi, bisa mendaftarkan diri ke kantor Dinparbudpora. Pendaftaran kami buka sampai menjelang pertandingan,” kata Andi.

Kemudian pada 15 Agustus, akan digelar lomba gerak jalan cepat yang dapat diikuti oleh pelajar dan umum secara beregu. Tahun lalu, lanjut Andi, juga telah digela lomba jalan cepat dan disambut antusias dengan puluhan peserta yang mendaftarkan diri sebagai peserta. “Kami ingin mengajak serta dan melibatkan seluruh lapisan masyarakat untuk menggelorakan olahraga dalam momentum peringatan HUT RI ke 73 tahun ini,” tandasnya. (nul)

Facebook Comments