Radar Kendal

Ingat, Dampak Proyek Tol Juga Perlu Diperhatikan

Proyek Tol

MINIM SARPRAS – Progres pembangunan ruas tol Semarang-Batang yang hampir mencapai 90% diharapkan dibarengi dengan pengembangan sarprasnya.

KENDAL – Pengembang jalan tol Semarang-Batang, yakni PT Jasamarga Semarang Batang (JSB) dan PT Waskita Karya, diminta menghiraukan dampak pembangunan jalan bebas hambatan itu bagi wilayah yang dilintasi. Karena itu, sarana dan prasarana (sarpras) penunjang tol, seperti keberadaan drainase, pengaman jalan dan lainnya perlu dipikirkan.

“Pembangunan jalan tol ini kan ibarat membangun bendungan yang membelah Kabupaten Kendal. Maka dampaknya, aliran air dari utara dan selatan nyaris terputus, jadi perlu dibangun sistem drainase yang mumpuni,” ungkap Ketua Komisi C DPRD Kendal, Nashri, Senin (6/8) lalu.

Meski aliran air bisa lewat, lanjut dia, tetapi hanya melalui gorong-gorong yang dibangun pengembang dan luasannya tidak bisa menampung debit air dari curah hujan. “Di sisi selatan dan utara jalan tol, supaya dibuat saluran, sehingga air bisa dialirkan ke sungai-sungai terdekat. Jangan sampai kejadian banjir bandang di Desa Magelung kembali terjadi,” terangnya.

Dikatakan Nashri, dalam sidak yang dilakukan beberapa waktu lalu, sejumlah lokasi sudah dibangunkan saluran air di tepi jalan tol. Ia berharap seluruh jalan tol di Kabupaten Kendal dibangunkan saluran air, sehingga aliran air tidak langsung berdampak ke rumah warga.

“Kami Optimis, pekerjaan fisik di akhir tahun bisa diselesaikan. Mungkin yang belum terselesaikan sarana penunjang, tetapi jalan utama saya optimistis bisa selesai,” ujarnya.

Sementara itu, anggota Komisi A DPRD Kendal, Niken Larasati, mengatakan, terkait pengadaan lahan, tim pembebasan lahan yakni Kantor Agraria dan Tata Ruang (ATR) Kendal dan Pejabat Pembuat Komitmen Jalan Tol Semarang Batang, supaya bisa segera menyelesaikan pengadaan lahan. Sebab, jalan bebas hambatan tersebut untuk kepentingan umum. “Yang penting perlu dikomunikasikan, tidak melanggar aturan, dan tidak merugikan warga yang terdampak pembangunan jalan tol,”katanya. (nur)

Facebook Comments