Radar Batang

Pemilu Tahun Depan, KPU Optimis Partisipasi akan Naik

Pemilu Tahun Depan, KPU Optimis Partisipasi akan Naik

SERAHKAN – KPU Batang menyerahkan sertifikat penghargaan kepada instansi dan lembaga yang mendukung pelaksanaan Pilgub 2018, saat kegiatan evaluasi, Senin (6/8).
NOVIA ROCHMAWATI

BATANG – Meski angka partisipasi Pilgub 2018 turun, KPU Batang optimis partisipasi pemilih dalam Pemilu 2019 bakal meningkat. Hal tersebut disampaikan Ketua KPU kabupaten Batang, Adi Pranoto SE, usai menggelar evaluasi FGD pelaksanaan Pilgub 2018, Senin (6/8).

Menurutnya, optimisme itu mengacu pada pengalaman pemilihan sebelumnya. Di mana pada Pileg dan Pilpres angka partisipasinya cenderung naik.

“Sebab jumlah kontestannya yang lebih banyak. Di Pemilu 2019 sendiri akan ada lima kotak surat suara. Terlebih juga ada pileg sesuai dengan jumlah kursi DPRD di masing-masing dapil sesuai dengan jumlah Parpol. Selain itu untuk pilpres tokoh yang dipilih adalah tokoh nasional yang punya popularitas. Sehingga banyak yang mengajak untuk menggunakan hak pilihnya,” ujar Adi.

Pihaknya optimis, pileg 2019 nanti mampu menyerap partisipasi pemilih lebih banyak dari pada pilgub 2018 yang hanya sekitar 68 persen. Menurutnya penurunan tingkat partisipasi pemilih di Pilgub dibandingkan dengan Pilihan legislatif 2014 yang mencapai 77 persen dikarenakan letak geografis yang luas. Sehingga peserta Pilgub tidak bisa menyambangi masyarakat secara langsung. Namun, pendapat tersebut belum dibenarkan karena belum ada penelitian dan kajian pastinya oleh para pihak yang berkepentingan.

“Tingkat partisipasi pilgub kurang dari 70 persen atau 68 persen adalah angka realistis dan Fakta yang ada di Kabupaten Batang. Bahwa angka tersebut angka maksimal yang tidak bisa kita kejar,” Kata Adi.

Meski partisipasi turun, secara pelaksanaan Pilgub 2018 berjalab sukses. Pasalnya, tidak ditemukan kasus money politic ataupun kehilangan suara dan masalah lainnya. Adi mengatakan. kesuksesan penyelangaraan Pilgub tidak lepas dari kerjasama dan peran partisipasi aktif dengan lembaga pemerintahan dan organisasi kemasyrakatan, sehingga bisa terselenggara dengan baik aman dan lancar dan kondusif.

“Kesuksesan bukan semata karena kerja penyelenggara pemilu. Tapi kerja bersama dari seluruh komponen masyarakat Kabupaten Batang sesuai dengan perannya,” pungkas Adi.

Sementara itu, perwakilan Forkombi, Arthur Erwin, mengapresiasi langkah yang dilakukan KPU Batang. Pihaknya juga mengapresiasi KPU yang telah menggandeng Forkombi untuk mensosialisasikan Pilgub 2019 di kalangan anak muda.

“Kami apresiasi karena untuk Pilgub 2018 ini tidak ditemukan adanya money politic dan masalah lainnya. Hanya saja, kami berharap ke depan sosialisasi bisa lebih menjangkau seluruh elemen masyarakat. Sehingga angka partisipasi lebih tinggi,” tandasnya. (nov)

Penulis: Novia Rochmawati | Radar Pekalongan
Redaktur: Dalal Muslimin

Facebook Comments