Radar Kendal

Kekeringan, Warga Mandi dan Nyuci di Sungai

Kekeringan, Warga Mandi dan Nyuci di Sungai

DROPING- NU Care Lazisnu Kendal salurkan bantuan air bersih tiga tangki di Dusun Manggung, Desa Sidodadi, Kecamatan Patean, kemarin.
NUR KHOLID MS

KENDAL – Ratusan kepala keluarga (KK) di Dusun Manggung, Desa Sidodadi, Kecamatan Patean, merasakan dampak kekeringan dan krisis air bersih akibat musim kemarau. Mereka bahkan terpaksa memanfaatkan air sungai untuk sekadar mandi dan mencuci, sementara untuk konsumsi air minum warga harus membeli air mineral.

Padahal, lokasi sungai sendiri terbilang cukup jauh dari pemukiman warga. Karena kondisi itulah, tim NU Care Lazisnu Kendal turun ke lokasi untuk membantu droping air bersih.

Salah satu warga, Rustiana (31), mengaatakan, kekeringan yang melanda Dusun Manggung sudah berlangsung lama. Selama ini, untuk memenuhi kebutuhan minum dan memasak, dirinya dan warga harus membeli air bersih.

Sedangkan untuk keperluan mandi dan mencuci, setiap hari warga harus pergi ke sungai dengan jarak tempuh sekitar satu kilometer. “Saya berharap ada bantuan air bersih juga dari pemerintah tidak hanya dari NU Care Lazisnu ini,” katanya.

Ketua RT 03/RW01, Purwanto (32), mengatakan, kekeringan yang melanda Dusun Manggung sudah biasa terjadi setiap tahun pada saat musim kemarau. Meski sudah ada bantuan sumur dari pemerintah, namun airnya tidak mencukupi untuk kebutuhan satu Dusun. Maka besar harapanya pemerintah menambah bantuan sumur lagi. “Saya berterima kasih atas bantuan air bersih dari NU Care Lazisnu. Bantuan ini bisa meringankan beban dari masyarakat. Semoga bantuan air bersih tidak hanya sekali,” Katanya.

Ketua NU Care Lazisnu Kendal,Khusnul Huda, mengatakan, ada tiga tangki air bersih yang disalurkan ke dusun di wilayah atas terdampak kekeringan. Setiap tangkinya berisi 7.000 liter.

“Air bersih tiga tangki itu kami beli dari pemasok jasa air bersih. Per tangkingnya kapasitas 7.000 liter harganya Rp 300 ribu. Ada 300 Kepala Keluarga (KK) di dusun itu. Kami pasok air ke dusun itu berdasarkan pantauan kondisi tim NU Care Lazisnu di lapangan. Kemudian dikoordinasikan dengan pihak desa,” katanya, Senin (6/8).

Dikatakan Khusnul, NU Care Lazisnu akan selalu berusaha mengawal dan memberikan pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan. Ada empat pilar yang menjadi ranah garapannya, meliputi bidang pendidikan, ekonomi, kesehatan, dan tanggap bencana.

Penyaluran bantuan air bersih sendiri masuk pada pilar yang terkahir, yakni tanggap bencana. “Bantuan ini bentuk kepedulian NU untuk warga di Dusun Manggung. Ini menjadi salah satu program dari NU Care-Lazisnu di bidang tanggap bencana. Semoga bantuan air bersih bisa meringankan beban warga yang mengalami bencana kekeringan,” ungkapnya.(nur)

Penulis: Nur Kholid Ms | Radar Pekalongan
Redaktur: Akhmad Saefudin

Facebook Comments