Metro Pekalongan

Wow, Realisasi Penerimaan Pendapatan Lampaui Target

Tisno Purwanto

Tisno Purwanto
Kepala UPPD Kota Pekalongan

KOTA PEKALONGAN – Sejak Januari sampai dengan 30 Juni 2018 atau selama Semester I 2018, realisasi pendapatan daerah Provinsi Jawa Tengah yang dikelola Unit Pelayanan Pendapatan Daerah (UPPD)/Samsat Kota Pekalongan sudah mencapai Rp53,548 miliar, atau sekitar 52,86 persen dari target yang ditetapkan selama 2018 sebesar Rp101,304 miliar.

Kepala UPPD/Samsat Kota Pekalongan, Tisno Purwanto, menyampaikan penerimaan sebanyak itu merupakan akumulasi dari Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB), Retribusi Pemakaian Kekayaan Daerah, dan penerimaan lain-lain yakni dari sanksi PKB dan sanksi BBNKB.

Tisno merinci, hingga 30 Juni 2018, realisasi penerimaan dari PKB mencapai Rp32,828 miliar atau 50,08 persen dari target PKB tahun 2018 sebesar Rp65,551 miliar. Kemudian penerimaan dari BBNKB mencapai Rp19,732 juta, atau sekitar 55,28 persen dari target tahun 2018 sebesar Rp35,697 miliar.

Berikutnya, penerimaan dari Retribusi Pemakaian Kekayaan Daerah mencapai Rp28,800 juta dari target 2018 Rp55,800 juta (51,61 persen). Sedangkan realisasi penerimaan dari sanksi PKB mencapai Rp948,960 juta, serta dari sanksi BBNKB mencapai Rp10,011 juta.

Tisno mengungkapkan, jika dilihat dari hasil tersebut, realisasi pendapatan yang dicapai UPPD Kota Pekalongan sudah melampaui target. Bahkan di tingkat Jateng, realisasi pendapatan daerah yang dikelola UPPD Kota Pekalongan menduduki peringkat lima terbaik. “Sampai 30 Juni 2018 saja sudah mencapai 52,86 persen dari target yang ditetapkan untuk tahun 2018,” ungkapnya, kemarin.

Pihaknya optimistis, target pendapatan sebagaimana yang telah ditetapkan Pemprov Jawa Tengah untuk tahun 2018 ini bisa tercapai, bahkan terlampaui. “Sebagaimana tahun lalu, target bisa terlampaui,” tuturnya.

Pihaknya terus melakukan berbagai upaya, baik itu melalui sosialisasi langsung ke masyarakat, melalui media massa, maupun melalui langkah kegiatan operasi gabungan bersama Satlantas Polres Pekalongan Kota guna meningkatkan penerimaan, mengurangi jumlah tunggakan pajak kendaraan bermotor, serta meningkatkan kepatuhan masyarakat untuk membayar pajak kendaraan bermotornya.

“Diimbau kepada masyarakat para pemilik kendaraan bermotor untuk taat membayar pajak. Pajak sangat penting untuk membiayai pembangunan. Untuk diketahui pula bahwa pajak kendaraan bermotor dapat dibayarkan 60 hari sebelum jatuh tempo,” imbuhnya. (way)

Facebook Comments