Radar Pendidikan

Keren, Lima Sekolah Raih Adiwiyata Provinsi

Keren, Lima Sekolah Raih Adiwiyata Provinsi

TINJAU – Tim SAP saat meninjau sekolah adiwiyata di Batang beberapa waktu lalu.
DOK

BATANG – Sebanyak lima sekolah di Batang berhasil memperoleh predikat Sekolah Adiwiyata Provinsi 2018. Prestasi ini berhasil diraih empat SD dan satu SMP. Jejang SD berhasil diraih oleh SDN Kenconorejo 01, SDN Simbangjati, SDN Karanggeneng 02 dan SDN Cluwuk. Sedangkan jenjang SMP berhasil diraih oleh SMPN 2 Kandeman.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Batang, Agus Riyadi, membenarkan prestasi yang telah diraih sekolah-sekolah di Batang ini. Pihaknya turut mengapresiasi sekolah yang masih sadar dan peduli akan lingkungan di sekitarnya.

“Memang benar untuk tahun 2018 ini Batang kembali mendapat penghargaan yaitu predikat sekolah adiwiyata propinsi. Prestasi ini patut kita syukuri, pasalnya ini menandakan sekolah-sekolah di Kabupaten Batang masih peduli dan mau membudayakan lingkungan yang bersih, asri, sehat, nyaman, khususnya lingkungan sekolahnya. Karena ini dapat berdampak pada prestasi belajar. Terlebih lagi pendidikan karakter anak didik pada lingkungan hidup,” ujarnya, Jumat (3/8).

Keberhasilan ini tak lepas pula dari Peranan CSR PT Bhimasena Power Indonesia (BPI) yang telah bekerja sama dengan DLH Batang. Terlebih dalam pendampingan dalam menyiapkan sekolah menuju sekolah adiwiyata. Dari jenjang kabupaten hingga berhasil meraih prestasi di tingkat provinsi.

CSR dari PT BPI yang menggandeng Provisi Education sendiri sudah dilakukan sejak tahun 2017. Dan telah bersama-sama membina, membimbing dan mensosialisasikan tentang program adiwiyata kepada sekolah-sekolah.

“Tahun lalu kita juga sudah dapat predikat adiwiyata propinsi yaitu MI Ujungnegoro 02 dan bahkan predikat adiwiyata nasional yaitu SDN Karangtengah 01 Kecamatan Subah,” lanjut Agus.

Kepala Bidang PPKLH Edy Widyato menambahkan prestasi ini sungguh luar biasa. Pasalnya dari lima sekolah yang diusulkan, kelimanya berhasil mendapatkan prestasi. Kendati untuk mendapatkan prestasi ini butuh

“Sejak dari pengusulan pada bulan Januari sampai tahap verifikasi dokumen di bulan Maret. Dan verifikasi lapangan di bulan April, Alhamdulillah ternyata semua lolos. Di tahun ini kami juga akan ajukan tiga sekolah ke tingkat nasional. Yakni MI Ujungnegoro 02, SMPN 1 Batang dan SMPN 2 Wonotunggal yang sudah berpredikat sekolah adiwiyata propinsi,” tandasnya. (nov)

Penulis: Novia Rochmawati | Radar Pekalongan
Redaktur: Dalal Muslimin

Facebook Comments