Radar Pendidikan

Momen HUT, Ajak Siswa Asah Kreativitas

SMPN 1 Batang

KREASI TUMPENG – Para siswa SMPN 1 Batang saat mengikuti lomba hias tumpeng dalam rangka HUT ke 58 tahun.
NOVIA ROCHMAWATI

BATANG – Momen HUT SMPN 1 Batang ke 58 dimanfaatkan sekolah untuk mengasah kreativitas siswa. Itu dilakukan dengan aneka lomba untuk memeriahkan HUT. Salah satunya dengan lomba menghias tumpeng, lomba kebersihan kelas, lomba menyanyi dan lainnya. Selain itu turut pula ditampilkan pameran produk inovasi siswa.

Kepala SMPN 1 Batang, Achmad Suroso SPd, didampingi kesiswaan, Ari Nurrohmat SPd, menerangkan aneka lomba ini diharapkan dapat membangkitkan dan mewadahi kreativitas dan inovasi siswa.

“Kami jadikan momentum ulang tahun sekolah ini sebagai wadah unjuk kreativitas mereka. Dengan ini nantinya kami akan lebih paham siapakah siswa kami yang punya bakat dan kreativitas. Sehingga nantinya dapat kami lakukan pembinaan jika ada lomba-lomba dan kegiatan lainnya yang mampu mengasah ketrampilan siswa.”

Dijelaskan, dalam kesempatan ini siswa berlomba untuk menghias tumpeng secantik mungkin. Tak hanya itu kreativitas siswa juga ditunjukkan lewat pameran produk kreasi siswa. Beberapa produk sendiri ada yang merupakan hasil karya anak sendiri, dan ada pula produk yang sudah dikemas oleh siswa.

“Jadi memang tidak semua produk kreasi siswa. tapi kami tetap menghargai. Karena tujuan pameran ini juga untuk mengajak siswa lebih kreatif dan memiliki soft skill. Salah satunya untuk melatih jiwa wirausaha mereka, dan bagaimana mereka dapat melakukan proses jual beli dengan para pembeli,” imbuhnya.

selain pengembangan dan pengasahan kreativitas siswa, pihak sekolah juga mengajak siswa untuk lebih peka pada lingkungan sosial. Salah satunya dengan menggelar bakti sosial dalam rangka peringatan HUT kali ini. Pihaknya berharap, anak didiknya tak hanya baik secara akademik, namun juga punya kepekaan terhadap sesama.

“Besok masih banyak kegiatan lagi, seperti gerak jalan dan juga akan kami lakukan kegiatan baksos. Harapan kami baksos ini dapat memupuk kepekaan mereka akan lingkungan sekitarnya. Jadi jika di sekitar masih banyak yang kekurangan, mereka dapat inisiasi untuk membantu dan meringankan beban yang membutuhkan,” tandasnya. (nov)

Facebook Comments