Nasional

Rasain, Tepergok Berduaan, Pejabat dan Pasangannya Disiram Air Got

LANGSA – Dusun Bukit, Gampong Paya Bujuk Seulemak, Kecamatan Langsa Baro, Kota Langsa, Aceh, Sabtu (28/7) mendadak heboh.

Pasalnya, Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Langsa Aceh, Said Fadly yang tengah berduaan dengan seorang perempuan di dalam kamar digerebek warga setempat.

Kejadian itu bermula ketika Said Fadly berkunjung ke rumah DK di Dusun Bukit, Gampong Paya Bujuk Seulemak, Kecamatan Langsa Baro, Kota Langsa, Aceh, Sabtu (28/7).

Pejabat eselon II ini kemudian masuk ke kamar DK yang diakuinya sebagai istri sirinya. Ketika berada di dalam kamar, tiba-tiba warga datang mendobrak pintu sekitar pukul 15.00 WIB.

Said Fadly dan DK diseret keluar rumah. Selanjutnya, pasangan ini dibawa ke pinggir got. Di tempat inilah Said Fadly dan DK disiram air comberan.

Insiden Said Fadly disiram air got bersama DK direkam warga dan diunggah ke media sosial. Dalam sekejap, video tersebut viral.

Dalam video terlihat Said Fadly pasrah disiram air got yang berwarna hitam. Begitu pun istri sirinya yang terlihat mengenakan hijab. Keduanya tak melawan ketika menghadapi pengadilan warga.

Kepala Dinas Syariat Islam Kota Langsa, Ibrahim Latif, membenarkan kejadian tersebut. Dijelaskannya, kedua pasangan itu ditangkap warga. Wilayatul Hisbah (WH) baru diberitahukan warga sekitar pukul 16.00 WIB.

“Kemudian petugas WH mendatangi lokasi kejadian dan sesampainya di sana, keduanya telah dimandikan dengan air parit oleh warga,” ujar Ibrahim, seperti dilansir pojoksatu, Minggu (29/7).

Selanjutnya, petugas WH masuk ke dalam rumah untuk mencari barang bukti. Saat petugas tengah mencari barang bukti, tiba-tiba keduanya pergi menggunakan mobil.

“Bagaimana persis kejadiannya, kami belum mengetahui dan rencananya besok kita akan memanggil perangkat gampong setempat untuk dimintai keterangan dan jika cukup bukti maka akan kita proses sesuai dengan hukum yang berlaku,” tandas Ibrahim Latif.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Langsa, Said Fadly, membantah melakukan perbuatan mesum saat dipergoki warga berduaan bersama seorang perempuan di dalam kamar.

Dia menegaskan bahwa perempuan yang bersamanya di kamar adalah istri sirinya. Jadi tuduhan dirinya mesum atau berkhalwat dengan DK itu tidak benar.

Karena dirinya telah menikahi DK yang merupakan seorang janda secara siri di Binjai, Sumatera Utara pada Februari 2018 lalu.

“Jadi DK itu istri saya, kami menikah siri Februari lalu di Binjai, Sumatera Utara, saya memiliki dokumen buku akad nikah siri,” sebutnya kepada Rakyat Aceh (Jawa Pos Group).

Dia menambahkan, dirinya dan DK tidak melawan saat digerebek warga untuk menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

Informasi yang dihimpun, DK merupakan pegawai honorer di Kantor Bappeda Kota Langsa. Dia satu kantor dengan Said Fadly yang menjabat Kepala Bappeda.

Benih-benih cinta Said Fadly dan DK pun tumbuh hingga akhirnya memutuskan untuk menikah siri di Binjai Sumut pada Februari 2018.

Pernikahan siri Said Fadly dan DK dibenarkan oleh Geuchik Gampong Baro, Langsa Lama, Antoni.

“Dia (Said Fadly) adalah warga saya, dan keduanya telah menikah siri sejak Februari 2018 di Binjai Sumatera Utara,” kata Antoni.

Terkait insiden Said Fadly diamankan warga dan dimandikan air got, Antoni mengaku sudah membicarakan dan akan diselesaikan di tingkat gampong sesuai adat istiadat, dengan tidak mengabaikan ketentuan-ketentuan yang berlaku.

“Saya mengimbau kepada masyarakat, untuk tidak memberikan asumsi-asumsi negatif atas kejadian tersebut,” beber Antoni. (one/jpnn)

Facebook Comments