Radar Kajen

Kawanan Begal Beraksi Sadis

Korban Dibacok, Motor Dibawa Kabur

Kawanan begal yang meresahkan masyarakat kembali terjadi di Kota Santri. Dengan sadis, begal yang berjumlah lebih dua orang membacok korban dengan sebilah parang dan menggondol sepeda motor korban.

Adalah Dwi Absori (20), pemuda Dukuh Sontel Desa Legokkalong, Kecamatan Karanganyar yang menjadi korban begal. Akibat serangan kawanan begal sadis tersebut, korban masuk ruang IGD RSUD.

Data dihimpun, peristiwa terjadi sekira pukul 00.30 wib tepatnya di Jalan raya Karanganyar- Doro. Ketika itu korban pulang dari tempat kerja dengan mengendarai sepeda motor honda Vano Nopol G 2441 CT. Sesampainya di pertigaan tugu duren, ia berpapasan dengan orang tak dikenal mengunakan sepeda motor dan berboncengan dua.

Semula korban dan pelaku sempat terjadi serempetan, namun pelaku mengetahui korban sendirian langsung mengikutinya. Saat di tempat sepi, korban langsung dipepet dan sempat terjadi cekcok dalam perjalanan. Dalam percekcokan tersebut, dari ketiga pelaku, ada yang membawa senjata tajam berupa parang. Pada itulah salah satu pelaku membacok ke tubuh korban.

Pada saat korban kesakitan, pelaku lainnya langsung membawa kabur sepeda motor yang kuncinya masih menempel di sepeda motor.

Korban berusaha meminta tolong warga sekitar dan kemudian langsung dilarikan ke Rumah Sakit Kajen. Anggota yang mengetahui kejadian itu langsung mendatangi RSUD Kajen guna memintai keterangan korban dan sejumlah saksi.

Kasubbag Humas Polres Pekalongan Ipda Akrom ketika dikonfirmasi membenarkan adanya korban pencurian dengan kekerasan di Jalan Raya Karanganyar. Menurutnya dengan kejadian itu, korban mengalami luka cukup serius.

“Kasus ini masih ditangani oleh anggota untuk penyelidikan lebih lanjut dan akibat kejadian itu korban harus mengalami kerugian mencapai Rp 13 juta,” terangnya.

Dengan kejadian tersebut Kasubbag Humas mengimbau kepada masyarakat agar ketika pulang kerja atau bepergian di malam hari untuk tidak sendirian. Kalau melalui jalan sepi disarankan menunggu pengendara sepeda motor lain sehingga apabil terjadi hal tak diinginkan maka bisa meminta bentuan ke warga.”Bisa telpon ke 110 atau Polsek terdekat,” imbaunya. (yon)

Facebook Comments