Radar Batang

Kabar Gembira, 30 Ribu Keping KIA Siap Diterbitkan

M Abdul Rahman

M Abdul Rahman

BATANG – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Batang mentargetkan mampu menerbitkan Kartu Identitas Anak (KIA) hingga mencapai 30 ribu keping hingga akhir tahun 2018.

“Kabupaten Batang menjadi satu diantara 12 Kabupaten/Kota di Jawa Tengah yang ditunjuk oleh pemerintah pusat untuk segera melakukan percepatan dalam penerbitan/pencetakkan KIA. Sebelumnya, pemerintah pusat sudah menunjuk 8 Kabupaten/Kota lainnya,” kata Kepala Disdukcapil Kabupaten Batang M Abdul Rahman, Kamis (26/7).

Untuk merealisasikan target tersebut, Disdukcapil Kabupaten Batang telah menyiapkan 20 ribu materiail blangko kosong KIA yang siap dicetak. Sementara, sisanya 10 ribu blangko kosong lainnya baru akan didatangkan.

“Insyaallah kita sudah siap. Materiil blangko sudah ada, tinggal cetak saja. Dan petugas tinggal memilah dan memilah, anak mana yang harus diprioritaskan untuk terlebih dulu mendapatkan KIA. Karena terbatasnya jumlah KIA yang akan kita terbitkan, sementara di Kabupaten sendiri jumlah anak yang wajib mempunyai KIA ada sekitar 200 jiwa,”

Dengan keterabatasan itu, kata Abdul Rahman, Disdukcapil akan memperioritaskan anak atau siswa siswi yang duduk dibangku SMP hingga usia 0. Karena menurutnya, KIA cukup penting bagi para siswa siswi sekolah, khususnya SMP untuk syarat mendaftar ke jenjang pendidikan selanjutnya.

“Sudah ada sebagian masyarakat yang sadar akan pentingnya KIA ini, hingga mereka datang sendiri ke kantor Disdukcapil mendaftarkan anaknya. Namun bagi orang tua yang belum tahu, maka akan kita lakukan jemput bola,” bebernya.

Menurutnya, proses pembuatan KIA lebih mudah dibanding KTP. Masyarakat tak perlu melakukan perekaman, tinggal menyerahkan data diri anak saja.

Perlu diketahui, sebelumnya setiap anak usia dibawah 17 tahun di Kabupaten Batang wajib memiliki kartu identitas. KIA ini dimaksudkan untuk mendata dan memberikan perlindungan terhadap hak anak. Rencananya, di tahun 2018 ini penggunaan kartu tersebut akan digalakkan. “Persiapannya sudah mulai 2017 lalu dan 2018 ini kita mulai mencetak kartunya,” terang Abdul Rahman.

Dengan adanya KIA tersebut, setiap anak nantinya akan terrekam identitasnya seperti nama, alamat, hingga orang tuanya. “Dengan demikian, maka memudahkan pencarian jika suatu terjadi hal yang tak diinginkan, misal hilang, maka dengan KIA ini, orang tuanya bisa ditemukan,” pungkasnya. (fel)

Facebook Comments