Metro Pekalongan

Perkuat Daya ke Pelanggan, PLN Bangun Dua Jaringan Baru

PLN Pekalongan

JALIN KERJASAMA – Pimpinan Radar Pekalongan bertemu dengan Manajer Area PLN Pekalongan, Joko Hadiwidayat yang didamping Asisten Manajer Pelayanan dan Administrasi, Hadi Cahyono, dalam rangka menjalin kerjasama yang lebih intensif.
M. AINUL ATHO’

KOTA PEKALONGAN – PT PLN Area Pekalongan membangun dua jaringan baru, dalam rangka memperkuat dan memperbesar kapasitas penyaluran daya ke pelanggan. Dua jaringan baru tersebut dilakukan melalui pemasangan ratusan tiang utilitas untuk menopang tiang eksisting yang sebelumnya sudah ada. Pembangunan dua jaringan baru, difokuskan ke dua wilayah yakni ke arah Kedungwuni dan arah Wiradesa.

Manajer Area PLN Pekalongan, Joko Hadiwidayat, menjelaskan program pembangunan jaringan baru tersebut tersebut merupakan bagian dari penyaluran cadangan daya berlimpah yang dimiliki PLN Pekalongan. “Tahun ini ada dua jaringan baru yang akan menyalurkan daya dari gardu induk Pekalongan. Satu mengarah ke Kedungwuni dan satu lagi menyisir Pantura ke arah Wiradesa,” jelasnya, Rabu (25/7).

Dengan adanya jaringan baru, dikatakan Joko, dapat mengurangi beban jaringan eksisting yang sudah memiliki beban operasional tinggi. Selain itu, jaringan baru juga dapat memperbaiki kualitas tegangan, menambah keandalan sekaligus antisipasi untuk melayani pengajuan daya baru dari masyarakat.

“Jumlahnya ada ratusan. Karena perbandingannya dua banding satu dibandingkan dengan tiang yang lama. Karena tiang baru ini kami menggunakan kabel full isolasi sehingga jarak tiang akan semakin dekat antara 25 hingga 30 meter. Sedangkan tiang lama jaraknya mencapai 50 meter,” katanya.

Mengenai penggunaan kabel dengan full isolasi, meski berdampak pada bertambahnya jumlah tiang yang disiapkan, dikatakan Joko merupakan bagian dari upaya perbaikan pelayanan dan keamanan. Dengan kabel full isolasi, maka jaringan akan lebih tahan terhadap gangguan dari benda apapun.

Terkait penempatan, ia menyatakan bahwa lokasi penempatan tiang semua sudah direncanakan. Namun PLN lebih memilih untuk menempatkan tiang dengan melewati infrastruktur jalan yang sudah ada demi kemudahan operasional dan pemeliharaan. “Sehingga akan lebih mudah untuk memasang dan melakukan pemeliharaan jika sudah ada infrastruktur jalannya,” tambah Joko yang didampingi Asisten Manajer Pelayanan dan Administrasi, Hadi Cahyono.

Sejauh ini, lanjutnya, tidak ada masalah berarti kecuali ruang yang tersedia untuk pemasangan tiang baru yang sempit. Untuk itu, PLN sudah berkirim surat ke berbagai pihak terkait dan melakukan sosialisasi kepada warga setempat. “Mulai Oktober sudah mulai bisa operasional. Semoga tujuan dan manfaat yang banyak dari program ini bisa dirasakan masyarakat,” tandasnya. (nul)

Facebook Comments