Radar Kajen

Wow, Empat Kali Kabupaten Pekalongan Raih Penghargaan KLA

Kabupaten Pekalongan kembali meraih penghargaan sebagai Kabupaten Layak Anak di tahun 2018. Bagaimana? Triyono, Kajen

Wow, Empat Kali Kabupaten Pekalongan Raih Penghargaan KLA

PENGHARGAAN KLA – Bupati Pekalongan Asip Kholbihi saat menerima penghargaan KLA Kategori Madya oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia Prof DR Yohana S Yambise di Dyndra Convention Hall Surabaya, Senin (23/7).
MUHAMMAD HADIYAN

Dalam empat tahun terakhir, secara berturut-turut Kabupaten Pekalongan kembali meraih penghargaan sebagai Kabupaten Layak Anak. Di tahun 2018 ini, Kabupaten Pekalongan meraih penghargaan KLA Katagori Madya yang diserahkan oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia Prof DR Yohana S Yambise di Dyndra Convention Hall Surabaya, Senin (23/7).

Bupati Pekalongan Asip Kholbihi, seusai acara penghargaan menyampaikan, Kabupaten Pekalongan sudah tiga kali mendapatkan penghargaan dari Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia ini. Lalu di tahun 2018, adalah penghargaan ke empat kalinya yang diterima Kabupaten Pekalongan sebagai Kabupaten Layak Anak kategori Madya.

“Untuk tahun depan karena sudah 3 tahun berturut turut mendapatkan penghargaan, maka kita akan berusaha naikkan indikatornya agar meraih katagori lebih tinggi,” ungkapnya.

Tapi yang terpenting adalah bagaimana penghargaan ini menjadi spirit dan energi untuk terus menerus mengembangkan prestasi, baik di tingkat regulasi maupun aksi, yang tujuannya agar anak di Kabupaten Pekalongan lebih bahagia, senang, cerdas, beriman dan berbakti kepada orangtua.

Ia menambahkan, pada tataran aksi, Pemkab akan menindaklanjuti untuk disosialisasikan serta menerapkan ditingkat OPD terkait. Sehingga, seluruh OPD mampu bergerak bersama-sama mewujudkan Kabupaten Pekalongan yang benar-benar layak anak, tidak hanya pengharhaan semata, tapi juga mampu dirasakan oleh masyarakat secara luas.

Selanjutnya Asip berkomitmen di tahun 2018 ini, Kabupaten Pekalongan akan membangun pusat playanan terpadu, yang berfungsi sebagai tempat konseling perempuan dan anak, serta wadah bagi forum anak sebagai wujud tindaklanjut bagaimana Kabupaten Pekalongan melakukan pemberdayaan terhadap forum anak di Kabupaten Pekalongan. “Inilah suatu titik awal terpenting bagi Kabupaten Pekalongan, karena untuk setiap anggaran OPD akan kami integrasikan pada pemberdayaan anak,” jelas Asip.

Menurut bupati, untuk menjadi baldatun thayyibatun warabbun ghofur atau negara yang baik dan diberkahi oleh Allah SWT, kuncinya terletak pada bagaimana memperdayakan kaum ibu dan anak.

“Jadi kalau anak dan ibu itu sehat dan kuat. Maka bangsa juga kuat. Kami berharap banyak kalau anak-anaknya cerdas berakhlaq dan berbakti kepada orangtua dan ibu-ibunya sehat, maka ini gambaran terhadap Pekalongan yang baldatun thoyyibatun warobbun ghofur,” tutur beliau. (*)

Penulis: Muhammad Hadiyan | Radar Pekalongan
Redaktur: Widodo Lukito

Facebook Comments