Radar Kendal

Inspiratif, Alumni Bantu Anggotanya yang Kurang Mampu

Inspiratif, Alumni Bantu Anggotanya yang Kurang Mampu

SERAHKAN BANTUAN – Sekretaris Ikatan Alumni SMP Muhi Weleri 80, Sulis Mardiyono, didamping Imron Khoerudin, menyerahkan amplop berisi uang kepada Sukadi, baru-baru ini.
NUR KHOLID MS / RADAR PEKALONGAN

KENDAL – Kepedulian yang ditunjukkan Ikatan Alumni SMP Muhammadiyah 1 Weleri angkatan 1980 patut ditiru. Mereka berhasil membuktikan jika wadah organisasi alumni tak hanya tempat bernostalgia apalagi hura-hura, melainkan bias berperan meringankan beban sesame alumni yang kondisinya kekurangan.

Melalui gerakan amal sholeh untuk sesama, Ikatan Alumni SMP Muhi Weleri 80, belum lama ini melakukan sillaturrahmi dan sekaligus berderma ke salah satu anggotanya, Sukadi (54) , warga Dukuh Tawang, Desa Gempolsewu, Kecamatan Rowosari, Kabupaten Kendal.

Ketua Ikatan Alumni, junaedi Ganesha, mengatakan, kedatangan ke salah satu anggotanya itu tidak sekedar bersillaturrahmi, ada misi yang ingin diwujudkan ikatan alumni sebagai bentuk kepedulian sesama agar bisa dirasakan oleh anggota keluarga alumni lainnya yang kurang mampu. Seperti halnya datang ke kediaman Sukardi.

Dikatakan, saat masih sekolah Sukadi adalah sosok siswa yang fisiknya kuat, waktu itu termasuk anak yang berprestasi di bidang olahraga.

“Sukadi pernah mewakili sekolahan dalam lomba lempar lembing antar pelajar tingkat kabupaten. Kami bertandang ke rumah Sukardi, kemarin untuk menyerahkan bantuan,” kata dia, Sabtu (21/7).

Menurut Junaedi, setelah lulus SMP banyak yang melanjutkan studinya ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Namun tak bias melanjutkan pendidikannya karena faktor ekonomi. Diketahui, Sukadi bekerja sebagai buruh kecil, pemiyang, pencari ikan di laut yang penghasilannya tidak menentu.

Tak hanya itu, rumah Sukadi juga dinilai tidak layak huni, sehingga perlu direnovasi. “Dengan kondisi rumah Sukardi, kami (ikatan alumni) siap membantu merenovasinya menjadi rumah sehat. Bantuan berupa material bangunan senilai Rp 9 juta,” ungkap dia, didampingi Sekretaris Ikatan Alumni SMP Muhi Weleri 80, Sulis Mardiyono.

Alumni lainnya, Riwayati, berharap peran dan kegiatan Alumni SMP Muhi Weleri lebih bermanfaat, termasuk membantu alumni yang kurang mampu dalam pembiayaan pengobatan ketika sakit, dan juga mempererat tali sillaturrahmi antar alumni.

“Untuk mempererat persaudaraan dengan para alumni tidak sebatas di grup WA, tapi temu darat langsung. Ada sekitar 120 alumni yang tersebar di beberapa daerah, luar kota. Jumlah alumni sebanyak itu telah berkurang, karena meninggal dunia. InsyaAllah, bulan November, para alumni bertemu di Pekalongan ” kata dia.

Ditambahkan, terkait dengan kepedulian kepada SMP Muhammadiyah 1 Weleri, pihak alumni juga membantu almamater yang pengelolaannya diserahkan sepenuhnya kepada kepala sekolah. (nur)

Penulis: Nur Kholid Ms | Radar Pekalongan
Redaktur: Widodo Lukito

Facebook Comments