Radar Kendal

Setelah 6 Bulan, Akhirnya Kalibuntu Dapat Penanganan

Setelah 6 Bulan, Akhirnya Kalibuntu Dapat Penanganan


PENGERUKAN – Sebuah alat berat mengeruk lumpur dan enceng gondok di Kalibuntu sejak sepekan ini.
AKHMAD TAUFIK

KENDAL – Kondisi alur Sungai Kalibuntu yang dipenuhi enceng gondok selama enam bulan terakhir akhirnya mulai mendapatkan penanganan dari Pemkab Kendal. Selama sepakan ini, sebuah alat berat didatangkan dan sudah mulai bekerja untuk membersihkan tanaman yang mengganggu arus sungai tersebut.

Akibat enceng gondok itu, deibit air Kalibuntu mudah sekali mmeluap saat terjadi hujan deras. Pengerukan dilakukan dengan melibatkan satu unit alat berat jenis eskafator.

“Sudah satu minggu saya mulai mengeruk lumpur dan mengangkat enceng gondok di Sungai Kalibuntu ini, sekitar 20% yang baru selesai dikerjakan dari total 1 km. Mungkin butuh waktu satu bulan untuk menyelesaikan keseluruhan,” ungkap Widiyanto, petugas yang mengoperasikan eskafator, kemarin.

Sementara itu, salah satu ketua RW di perumahan RSS yang langganan banjir ketika Sungai Kalibuntu meluap, Muhammad Yahya, cukup senang melihat Kalibuntu mulai dikeruk. Dia berharap, saat musim hujan nanti warga tidak lagi disibukkan membersihkam rumah dari sisa lumpur banjir.

“Alhamdulillah kalau dikeruk seperti itu kan ada harapan tidak meluap saat hujan deras nanti. Kami yang biasa langganan banjir agaknya sedikit lega dengan adanya upaya pengerukan sungai,” katanya.

Selain itu, ia pun mengajak masyarakat sekitar bantaran kali untuk tidak membuang sampah di sungai. Karena selama ini ada juga sampah-sampah yang menumpuk di sepanjang bantaran kali.”Jangan buang sampah di sungai karena menjadi salah satu penyebab banjir,” tegasnya.(fik)

Penulis: Akhmad Taufik
Redaktur: Dalal Muslimin

Facebook Comments