Radar Batang

Soal Limbah Pembangunan PLTU, Polres akan Terjunkan Anggota

Soal Limbah Pembangunan PLTU, Polres akan Terjunkan Anggota


PERTEMUAN – Kepala Kepolisian Resor Batang AKBP Edi Suranta Sinulingga bersama anggotanya Jum’at sore mendatangi Kantor DPC HNSI Kabupaten Batang.
M DHIA THUFAIL

BATANG – Kepolisian Resor Batang, merespon positif masalah yang dihadapi masyarakat nelayan Roban Barat dan Roban Timur terkait dampak limbah sisa pengerukan berupa lumpur dan batuan yang diduga berasal dari proyek PLTU Jawa Tengah.

Kepala Kepolisian Resor Batang, AKBP Edi Suranta Sinulingga, didampingi Kasat Polair, Kasat Intel, Kabag Sarpras dan anggota lainnya, Jum’at (20/7) mendatangi kantor DPC HNSI Kabupaten Batang.

“Beliau (Kapolres, red) merespon apa yang dikeluhkan masyarakat nelayan. Mengingat, masalah ini sangat krusial. Oleh karenanya, beliau tidak mau masalah ini berkepanjangan dan menimbulkan suatu hal yang tidak diinginkan,” ujar Ketua DPC HNSI Kabupaten Batang, Teguh Tarmujo.

Kapolres, kata Teguh, akan segera menindaklanjuti apa yang telah menjadi keluhan masyarakat nelayan Roban Barat dan Timur. Seluruh anggota, khususnya para Kasat di jajaran Polres Batang akan dikumpulkan, guna mencari permasalahan yang terjadi dilapangan.

“Kapolres akan segera menerjunkan anggotanya ke lapangan, guna mencari kebenaran masalah yang selama ini dikeluhkan oleh para nelayan. Apabila memang ditemukan adanya penyelewengan, maka Polres Batang akan mengambil tindakan tegas,” katanya.

Teguh mengatakan, pasca menggelar pertemuan antara nelayan Roban Barat dan Timur dengan Pemkab Batang beberapa waktu lalu, belum ada perkembangan yang signifikan. Kondisi itu, kata Teguh masih sama seperti apa yang dikeluhkan nelayan.

“Belum ada perkembangan yang kita dapat dari nelayan maupun Pemkab Batang. Namun 2 hari lalu, teman nelayan memberitahu, bahwa aktifitas kapal yang sering membuang limbah disembarang tempat itu tidak seintensif sebelumnya,” tandasnya. (fel)

Penulis: M Dhia Thufail
Redaktur: Akhmad Saefudin

Facebook Comments