Metro Pekalongan

Untuk Pemilik Pertamini, Ini Saran Ketua DPRD

Hj Balgis Diab SE SAg MM, Ketua DPRD Kota Pekalongan

Hj Balgis Diab SE SAg MM, Ketua DPRD Kota Pekalongan

KOTA PEKALONGAN – Ketua DPRD Kota Pekalongan Hj Balgis Diab memberikan solusi kepada para penjual BBM eceran dengan label Pertamini, supaya usaha yang tadinya ilegal itu menjadi legal.

Salah satu solusi yang disampaikan, antara lain para pemilik Pertamini disarankan untuk membentuk sebuah badan usaha legal guna persyaratan membuat Sub SPBU, atau sub penyalur BBM.

“Ada solusi supaya menjadi legal, yakni membuat Sub SPBU. Ini sudah diatur di UU, bahwa SPBU itu merupakan bagian dari Pertamina, dan itu legal. Baik secara ukuran, penyimpanan, keamanan, sesuai aturan. Pengusaha Pertamini bisa bergabung untuk membuat Sub SPBU, jadi punya badan usaha legal, resmi, diampu oleh SPBU,” kata Balgis, usai sosialisasi ke pemilik Pertamini se-Kota Pekalongan di Mapolres Pekalongan Kota, Rabu (18/7).

Membuat Sub SPBU bagi masyarakat yang saat ini menjalankan usaha Pertamini ini cukup logis. Mengingat, mereka tergolong usaha kecil menengah. Jika membuat SPBU tentunya butuh persyaratan lebih rumit, nilai investasinya pun mencapai miliaran rupiah.

“Karena mereka UKM kan tidak mungkin. Kalau dengan Sub SPBU, nilainya antara Rp75 juta sampai Rp100 juta, sehingga masih memungkinkan untuk diajukan oleh para UKM,” terangnya. (way)

Penulis: Wahyu Hidayat | Radar Pekalongan
Redaktur: Abdurrahman

Facebook Comments