Metro Pekalongan

Puluhan Orang Serang Rombongan SPN

Ketua Umum DPP SPN

MENGUTUK KERAS – Ketua Umum DPP SPN mengutuk keras aksi penyerangan orang tak dikenal terhadap mobil rombongan anggota SPN dari Karanganyar saat berada di wilayah Weleri Kabupaten Kendal, Kamis (18/7).
M. AINUL ATHO

KOTA PEKALONGAN – Rombongan SPN dari DPC Karanganyar yang akan menghadiri rapat kerja bersama DPD SPN di Kota Pekalongan, mendadak diserang oleh puluhan orang tak dikenal saat berada di wilayah Weleri, Kabupaten Kendal, Kamis (18/7).

Mobil rombongan yang saat itu berhenti di traffic light wilayah Rowosari, dihampiri puluhan orang dan dilempari batu. Akibatnya, hampir semua bagian kaca mobil pecah dan anggota rombongan mengalami luka-luka.

Endar, salah satu anggota rombongan yang berada di dalam mobil menceritakan bahwa saat itu rombongan tengah berhenti di traffic light wilayah Rowosari sekitar pukul 03.00 dinihari. Secara tiba-tiba ada puluhan orang menyerang mobil yang ditumpangi rombongan. Mereka juga melemparkan batu sembari meminta agar pintu mobil dibuka.

“Saat itu kami dalam perjalanan ke Pekalongan. Mereka teriak-teriak minta pintu mobil dibuka sambil menyerang dengan batu. Tapi sopir waktu itu tidak mau dan langsung tancap gas meskipun traffic light belum hijau. Akhirnya kami bisa melanjutkan perjalanan meskipun mobil dalam kondisi rusak dan beberapa anggota mengalami luka-luka,” tuturnya.

Ia mengaku tak bisa mengidentifikasi siapa orang yang menyerang. Endar hanya bisa menaksir jumlah penyerang mencapai 30 hingga 50 orang. “Mereka tidak memakai kendaraan dan berdiri di trotoar. Sepertinya batu juga sudah disiapkan disana. Mereka menyerang dari kanan dan kiri. Tiga anggota rombongan terluka parah diantaranya di pelipis sobek karena kaca, tangan memar karena batu,” jelasnya.

Ketua Umum DPP SPN, Iwan Kusmawan, yang memang hadir dalam raker DPD SPN Jawa Tengah mengutuk keras kejadian tersebut. Pihaknya juga langsung berkoordinasi secara informal lewat mitra dengan Mabes Polri dan Polda Jawa Tengah. Dalam waktu dekat, pihaknya juga akan resmi melakukan laporan secara formal terkait kejadian tersebut.

“Kami menyatakan keprihatinan kami atas kejadian tersebut. Kami berharap aparat terkait dalam hal ini Kepolisian, bisa mengusut tuntas kasus tersebut. Sebab jika dibiarkan dan tidak diproses ini bisa menjadi preseden buruk bagi Jawa Tengah dan Indonesia pada umumnya terkait keamanan,” kata Iwan.

Mengenai dugaan sementara, ia menyatakan bahwa pihaknya menduga kejadian tersebut merupakan murni kriminal. Entah niat awal pelaku apakah ingin melakukan perampokan atau memang hanya melakukan perusakan, namun ia melihat kejadian tersebut memang murni peristiwa kriminal. “Dugaan kami murni kriminal. Untuk itu agar lebih jelas kami meminta ini ditelusuri dengan jelas agar terlihat apa motif dibalik semua ini,” katanya.

Senada disampaikan Ketua DPD SPN Jawa Tengah, M Bowo Leksono. Ia mengaku prihatin atas kejadian tersebut dan berharap kasusnya dapat diungkap dalam waktu dekat. “Kami prihatin dan mengutuk keras atas kejadian yang menimpaku teman-teman dari Karanganyar yang akan menghadiri raker DPD SPN Jateng di Kota Pekalongan. Apapun itu, siapapun pelakunya saya harap bisa cepat diungkap,” kata Bowo.

Pihaknya akan terus melakukan koordinasi dengan anggota SPN di wilayah kejadian untuk mengawal proses ke Kepolisian. “Kami minta kasus ini bisa diungkap. Kami akan terus kawal agar proses terus berjalan. Untuk langkah awal membantu teman-teman kami akan sediakan fasilitas armada agar teman-teman bisa pulang. Karena kondisi mobil jelas tak layak untuk digunakan lagi,” tandasnya. (nul)

Facebook Comments