Radar Kajen

Pamit Tidur, Eh Ternyata Gantung Diri

Tewas Gantung Diri

OLAH TKP – Anggota Polsek Kesesi bersama Indentifikasi melakukan pemeriksaan sejumlah saksi dan jenazah korban bunuh diri.
TRIYONO

KESESI – Seorang manula Dasri alias Rusuh (85) warga Rt 01/01 Dukuh Serang, Desa Windurojo, Kecamatan Kesesi, Rabu (18/7), ditemukan tewas tergantung di pohon cengkeh tak jauh dari rumahnya.

Data dihimpun dari lokasi kejadian, sebelumnya korban pada hari Selasa (17/7) sekitar pukul 21.00 wib berpamitan kepada keluarganya tidur di rumah saudaranya, Kasno (52). Namun keesokan harinya, Rabu (18/7) sekitar pukul 05.30 wib, cucu korbam bernama Uriyah (12) saat hendak mandi melihat orang tergantung di pohon dengn kaki menempel di tanah.

Melihat kejadian tersebut, Uriyah memberitahukan kepada orang tuanya. Selanjutnya mereka mendatangi lokasi. Saat di lokasi, mereka kaget karena yang tergantung adalah Rusuh, bapaknya. Mereka pun kemudian berteriak meminta tolong warga sekitar. Tak lama, warga pun berdatangan. Selanjutnya, warga secara bersama-sama menurunkan korban. Korban dibawa ke rumah sampai, sementara Kepala Desa Windurojo melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kesesi.

Sementara pihak Polsek langsung koordinasi dengan bagian identifikasi dan Puskesmas Kesesi untuk melakukan pemeriksaan.

Kapolsek Kesesi AKP Prajoko Umar menyatakan, setelah menerima laporan dari masyarakat terkait laporan kejadian orang yang menggantung diri, enam personil Polsek Kesesi langsung mendatangi lokasi kejadian.

Sesampainya di TKP, petugas langsung melakukan pengamanan dan identifikasi awal sambil menunggu Tim Inavis dari Sat Reskrim Polres Pekalongan. Untuk personil Sabhara, Intelkam dengan dibantu anggota Bhabinkamtibmas desa tersebut berusaha mencari saksi dan informasi terkait kejadian tersebut.

“Namun dari hasil pemeriksaan petugas medis dan identifikasi (Inavis) Sat Reskrim Polres Pekalongan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan dan keluarga menolak dilakukan otopsi. Selanjutnya pihak keluarga korban menerima kejadian tersebut sebagai musibah,” terangnya.

Dari lokasi anggota juga mengamankan sendal, seutas tali yang digunakan korban.

Sementara Kepala Desa Windurojo, Kesesi, Hermani, menambahkan dengan kejadian itu pihak keluarga menerimah hal tersebut merupakan musibah. Kemudian jenazah disemayamkan di pemakaman desa. (yon)

Facebook Comments