Radar Kajen

Bupati Pekalongan Peringatkan Dindikbud, Ada Apa ?

Halalbihalal Dindikbud

SILATURAHIM – Bupati Pekalongan Asip Kholbihi menghadiri acara silaturahim dengan ribuan guru SMP di Kabupaten Pekalongan, kemarin.
MUHAMMAD HADIYAN

KAJEN – Bupati Pekalongan Asip Kholbihi, mengajak Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pekalongan Sumarwati, dan jajarannya untuk bersama-sama mengelola pendidikan di Kabupaten Pekalongan secara serius dan tidak boleh ada kubu atau ego sektoral. Serta menghilangkan disparitas pendidikan antara daerah bawah dan daerah atas.

“Kepala Dinas tidak hanya menjadi Kepala, tetapi harus menjadi manager pembangunan pendidikan yang baik. Terimakasih pada upaya Dindik untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Pekalongan ini,” kata Bupati dalam saat mengisi acara Silaturahmi dan Pembinaan Kepala Sekolah SMP di Lingkungan Kabupaten Pekalongan, kemarin (17/7).

Asip menyampaikan pentingnya kerja keras dan kerja cerdas sebagai bagian yang tidak dapat dipisahkan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di masyarakat. “Kita juga harus re-orientasi kembali terhadap prinsip-prinsip dasar filosofi pendidikan, kita harus banyak-banyak membaca referensi, dan memperbanyak study literatur untuk memkuat tercapainya tujuan yaitu meningkatkan kualitas,” tambahnya.

Menurutnya, yang menjadi domain untuk meningkatkan kualitas pendidikan, adalah menghilangkan disparitas pendidikan antara pendidikan di daerah atas dan pendidikan di daerah bawah secara pelan tapi pasti. Selain itu juga harus menghilangkan dikotomi antara sekolah swasta dan negeri yang alhamdulillah telah bisa kita urai secara cerdas. “Dua persoalan mendasar ini kalau bisa kita jawab dengan kerja keras dan kerja cerdas, saya yakin pada tahun-tahun berikutnya akan meningkatkan kualitas pendidikan di Sekolah Menengah Pertama di Jawa Tengah,” ujarnya.

Dalam acara yang digelar di GPU Kab. Pekalongan tersebut, Asip mengatakan bahwa meningkatkan kualitas pendidikan tidak hanya menjadi tanggungjawab Pemerintah saja, tetapi adalah tugas bersama antara pemerintah dan masyarakat. “Diperlukan kerjasama yang baik antara para pendidik dan orang tua murid. Saya berikan keleluasaan pada Kepala Sekolah untuk akselerasi pendidikan agar anak-anak bisa mendapatkan pendidikan dengan baik. Silahkan para Kepala Sekolah untuk berinovasi,” ujarnya,” tambahnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pekalongan Sumarwati menyampaikan harapannya agar apa yang telah disampaikan Bupati dijadikan bekal dalam bekerja sebagai guru, baik swasta maupun negeri yang muaranya adalah pengabdian. “Apa yang telah diberikan oleh Pemkab hendaknya disyukuri meskipun belum sesuai dengan harapan, setidaknya sudah ada perhatian untuk guru-guru,” harapnya.

Tak lupa Sumarwati juga menyampaikan rasa terimakasihnya atas upaya yang telah dilakukan para pendidik sehingga pendidikan di Kab. Pekalongan meningkat dari rangking 25 se Jawa Tengah menjadi peringkat ke 24. “Mudah-mudahan di tahun depan sesuai dengan harapan Bapak Bupati bisa naik menjadi 15 keatas sehingga bisa membanggakan. Ayo bersama-sama berjuang,” ajaknya.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Daerah Dra. Mukaromah Syakoer, asisten I Ali Riza, Kabid Kebudayaan dan Kabid Pendidikan Dasar Kabupaten Pekalongan, Para Pengawas SMP dan Kepala Sekolah SMP Se- Kabupaten Pekalongan serta para Pendidik di Kota Santri. (yan)

Facebook Comments