Radar Batang

4 Calon Haji Dipastikan Batal Berangkat

4 Calhaj Dipastikan Batal Berangkat

PELEPASAN – Bupati Batang, Wihaji, secara langsung melepaskan 252 calon haji dari areal komplek pemda, kemarin.
M DHIA THUFAIL

BATANG – Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Batang bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batang, Senin (16/7) siang secara resmi melepas 252 dari total 253 calon haji dari kloter 4 yang akan bertolak ke tanah suci Makkah.

“Kita berangkatkan 253 calon haji dari kloter 4 terlebih dahulu. Sedang untuk sisanya, yang tergabung dalam kloter 5 dan 6, akan kita berangkatkan pada Selasa (17/7) pagi besok,” ujar Plt Kepala Kemenag Kabupaten Batang, Drs Subkhi M Si.

Dijelaskan Subkhi, pada tahun 2018 pihaknya memberangkatkan 619 calon haji yang terbagi dalam tiga kloter penerbangan, yakni kloter 4, 5 dan 6 embarkasi Solo. Di mana pada kloter 4 diisi 253 orang, kloter 5 diisi 355 orang dan kloter 6 diisi 11 orang.

“Namun untuk kloter 4 ini ada satu orang yang terpaksa tidak bisa berangkat ke tanah suci Makkah, dikarenakan sakit. Ada keterangan dokter dan ada pernyataan yang bersangkutan tidak istitoah. Oleh karena, kita tetap berangkatkan 252 calon haji dengan sisa kursi kosong satu,” terangnya.

Menurut Subkhi, hal serupa juga dialami oleh kloter 5. Di kloter tersebut, ada sedikitnya 3 orang calon haji yang berhalangan untuk terbang ke tanah suci Makkah, sehingga tertunda keberangkatannya.

“Untuk kloter 5, yang mestinya diisi 355 calon Haji, namun karena ada yang berhalangan 3 orang, dikarenakan 2 orang calon haji meninggal dunia dan 1 lainnya sakit. Sehingga, ada 3 kursi kosong yang tetap diterbangkan ke tanah suci Makkah,” bebernya.

Ditambahkan Subkhi, calon haji termuda dari Kabupaten Batang berusia 24 tahun asal Kecamatan Warungasem atas nama Muhamad Khamid dan tertua usia 79 tahun asal Kelurahan Proyonanggan Utara atas nama Danuri.

“Berdasarkan strata pendidikan calon haji didominasi oleh lulusan SD sebanyak 272, SLTA 120, S1 113, SLTP 64, SM 42, S2 12 orang. Adapun berdasar jenis kelamin, laki laki sebanyak 302 orang dan wanita 321 orang. Sedang untuk pekerjaan, profesi petani 128, swasta 161, pedagang 107, PNS 120, rumah tangga 67, pensiunan26, pelajar 4 dan TNI/Polri 4 orang,” katanya.

Sementara itu, Bupati Batang Wihaji yang secara langsung melepaskan keberangkatan berpesan agar para jamaah calon haji yang akan berangkat patut bersyukur kepada Allah SWT karena merupakan orang-orang terpilih dan beruntung.

Diungkapkan Bupati, ibadah haji yang akan dilaksanakan hendaknya akan bermuara pada perubahan perilaku. Tidak hanya menjadi lebih baik bagi diri sendiri, tetapi juga bagi orang lain, daerah, bangsa dan negara.

“Harapan dan doa saya semoga bapak ibu saudara menjadi haji yang mabrur. Karena nilai-nilai kemabruran haji berperan penting dalam meningkatkan kualitas iman, ilmu, dan amal saleh, baik secara individual maupun secara sosial,” katanya.

Pada kesempatan itu, Bupati juga berpesan kepada para jamaah calon haji hendaknya untuk selalu menjaga kesehatan karena cuaca di Makkah berbeda dengan Kabupaten Batang.

Selain itu, Bupati mengingatkan agar jamaah selalu menaati peraturan, jalankan rukun dan sunnah dengan sebaik-baiknya. Mereka diminta jaga persatuan dan kesatuan antar sesama jamaah calon haji asal Indonesia serta menaati peraturan yang berlaku di Arab Saudi agar nama baik negara pada umumnya dan secara khusus daerah selalu baik dinilai negara luar.

Kalau ada permasalahan, kesulitan atau kendala yang dihadapi selama melaksanakan ibadah haji, maka koordinasikanlah dengan petugas dan jangan malu untuk minta tolong dan bertanya. “Secara khusus saya berpesan kepada seluruh petugas haji untuk dapat menjalankan semua tugas dan fungsinya dengan sebaik-baiknya dan penuh tanggung jawab,” tandasnya. (fel)

Penulis: M Dhia Thufail | Radar Pekalongan
Redaktur: Doni Widyo

Facebook Comments