Radar Kajen

Pemohon Kartu Pencari Kerja Membludak

Pemohon Kartu Pencari Kerja Membludak

PENCAKER – Para pencari kerja tampak menunggu antrean penerbitan kartu AK1 di Kantor Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu, dan Naker (PM PTSP NAKER) Kabupaten Pekalongan, kemarin.
MUHAMMAD HADIYAN / RADAR PEKALONGAN

KAJEN – Permohonan penerbitan kartu pencari kerja atau AK1 di Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu, dan Naker (PM PTSP NAKER) Kabupaten Pekalongan membludak. Sehari hampir 150 pemohon mendatangi kantor dinas tersebut untuk penerbitan AK1.

Para pencari kerja (pencaker) yang rata-rata remaja usia dua puluhan itu memohon penerbitan AK1 sebagai persyaratan melamar kerja di perusahaan. Info yang didapat, meningkatnya jumlah pemohon ini juga dilatarbelakangi adanya kabar terkait dibukanya lowongan CPNS 2018.

Kepala Dinas PM PTSP dan NAKER Kabupaten Pekalongan, Edy Harianto, melalui Kabid Pelatihan, Penempatan Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Marhaeni mengatakan, puncak peningkatan terjadi pasca kelulusan siswa SMK sederajat. Terlebih momen tersebut bertepatan dengan pasca lebaran.

“Kalau sekarang sampai 100 hingga 120 pemohon setiap harinya. Bila dibanding hari biasa, rata-rata hanya 10 sampai 20 pemohon setiap hari,” kata dia, kemarin.

Dengan jumlah personel yang terbatas, pihaknya tidak menyangkal bahwa sempat kuwalahan menghadapi banyaknya permintaan penerbitan AK1. “Penerbitan AK1 cukup membludak, kita sempat kuwalahan dengan personel yang terbatas. Namun tetap kita layani, dari jam pagi hingga jam 4 sore,” terang Marhaeni.

Meski demikian, peningkatan jumlah pemohon pasca kelulusan ini sudah menjadi hal biasa setiap tahunnya. Selain melayani penerbitan kartu pencaker atau AK1 secara gratis, pihaknya juga memberikan informasi terkait lowongan pekerjaan kepada para pencari kerja.

“Yang datang ke sini minta diterbitkan AK1, juga selalu kita informasikan loker-loker di perusahan. Baik melalui papan pengumuman, maupun kita sampaikan secara langsung,” tuturnya.

Seperti, sambung dia, saat dibukanya loker besar-besaran di kawasan industri yang ada di Siwalan. “Kita juga sampaikan bawah perusahaan di kawasan industri itu membutuhkan kurang lebih 2000 tenaga kerja. Alhamdulillah, keberadaan industri itu cukup banyak menyerap tenaga kerja di daerah kita,” tandasnya. (yan)

Penulis: Muhammad Hadiyan | Radar Pekalongan
Redaktur: Widodo Lukito

Facebook Comments