Radar Kendal

Keren, Sampah Plastik Disulap jadi Karya Seni Bernilai Tinggi

sampah plastik menjadi karya seni

MENGAJARKAN – Seniman Yogjakarta, Iwan Wijono, sedang mengajarkan kepada anak-anak Kampung Ragam Warna Mranggen mengolah sampah plastik menjadi karya seni.
NUR KHOLID MS

KENDAL – Berada di tangan seniman asal Yogyakarta, sampah plastik ternyata dapat menjadi bahan baku karya seni. Hanya dengan menggunakan solder, bahan baku dari sampah plastik tersebut disulap menjadi lukisan sampah yang menarik dan bernilai seni tinggi.

Ilmu mengolah sampah plastik yang dimiliki seniman asal Kota Pelajar itu, Jumat (13/7), diajarkan kepada anak-anak di Kampung Ragam Warna Mranggen Desa Kutoharjo, Kecamatan Kaliwungu. Dengan telaten dan sabar anak-anak diajarkan bagaimana membuat lukisan bernilai seni tinggi dari bahan baku sampah plastik tersebut.

Seniman Yogjakarta, Iwan Wijono, mengatakan, sampah plastik seperti bekas bungkus makanan ringan atau bekas kemasan minuman bisa dimanfaatkan untuk karya seni yang menarik. Selama ini plastik bekas minuman atau makanan ringan hanya dimanfaatkan untuk kerajinan, padahal warna warni bungkus plastik bisa dijadikan bahan karya seni.

“Hanya butuh alat pemanas alat slektronik solder, sampah plastik bekas makanan atau bungkus minuman ditempel-tempelkan menjadi lukisan sampah. Warna-warni sampah plastik inilah yang dijadikan dasar membuat lukisan beraneka warna,” kata dia, di sela-sela kegiatan pengolahan sampah plastik menjadi karya seni yang digagas seniman Kendal.

Iwan mengaku, sampah plastik khususnya bekas makanan ringan sangat sulit dimanfaatkan. Menurutnya, tidak dibutuhkan alat perekat untuk menempel plastik tersebut, dengan menggunakan solder plastik dipanaskan menempel di media papan yang dibungkus karung plastik.

“Memang dibutuhkan ketelitian dalam menempelkan sampah plastik ini dengan solder. Selain itu, pemilihan warna pada plastik juga dibutuhkan untuk mendapatkan hasil karya seni yang lebih realistis,” terang dia.

Pengagas kegiatan, Anjar Widodo, mengatakan, kegiatan tersebut untuk memberikan ketrampilan kepada anak-anak agar bisa mengolah sampah. Melalui kegiatan itu anak-anak bisa memanfaatkan sampah plastik menjadi karya seni dan bisa mengurangi limbah sampah plastik di Kabupaten Kendal.

“Selain pelatihan mengolah sampah jadi karya seni juga ada kegiatan workshop seni kepada warga di Kampung Ragam Warna Mranggen,” kata dia. (nur)

Facebook Comments