Radar Pendidikan

Kuota Siswa SMAN 1 Wonotunggal Belum Terpenuhi

Kuota Siswa SMAN 1 Wonotunggal Belum Terpenuhi

DAFTAR – Sejumlah siswa SMP saat mendaftar di SMAN 1 Wonotunggal.
NOVIA ROCHMAWATI

WONOTUNGGAL – Meski telah menggunakan sistem zonasi, pelamar SMA Negeri 1 Wonotunggal belum memenuhi kuota yang telah disediakan. Dari kuota sekitar 211 siswa, hanya ada sekitar 160-an calon siswa baru yang melamar.

Menanggapi hal tersebut, Kepala SMAN 1 Wontunggal, Kuntoaji, menunggu keputusan selanjutnya dari Dinas Pendidikan. Jika memang ada izin untuk melakukan penjaringan siswa baru melalui pendaftaran offline pihaknya mungkin akan melakukan hal tersebut. Jika tidak pihaknya juga akan tetap melanjutkan pembelajaran dengan jumlah pelamar yang ada.

“Untuk langkah selanjutnya kami masih menunggu keputusan dari dinas. Kalau diizinkan, mungkin akan ada pendaftaran jalur offline. Namun kalau memang nanti tidak instruksi ya kami tetap jalan dengan kondisi ini. Sedikit atau banyak akan kami maksimalkan dan berikan layanan terbaik kami,” terang Kuntoaji saat diwawancarai Radar Pekalongan, Jumat (13/7).

Dijelaskan, pihaknya menerangkan kekurangan kuota ini mungkin dikarenakan adanya sistem zonasi. Selain itu memang beberapa masyarakat Wonotunggal mungkin ada yang lebih memilih untuk melanjutkan di daerah Bandar atau Batang karena jarak sekolah yang lebih dekat dengan rumah.

Ditambahkan, dari 160 calon siswa baru, beberapa diantaranya memang menggunakan jalur pendaftaran SKTM. Dan untuk memverifikasi kebenaran data, pihaknya telah melakukan survei ke rumah calon siswa. Dari jumlah pendaftar SKTM sendiri ada sekitar kurang dari 20 persen.

“Kami sudah melakukan verfikasi dafat untuk pelamar Jalur SKTM. Dan setelah kami survei hingga ke rumah calon siswa memang benar sesuai dengan kenyataan yang telah dilampirkan. Kami harap ke depan pembalajaran di SMAN 1 Wonotunggal lebih kondusif. Kami ambil sisi positifnya, salah satunya untuk meningkatkan kualitas sekolah kami,” tandasnya. (nov)

Penulis: Novia Rochmawati | Radar Pekalongan
Redaktur: Dalal Muslimin

Facebook Comments