Radar Kendal

Biar Kreatif, Guru TK Dilatih Mencipta Hingga Menyanyi Lagu Anak

Biar Kreatif, Guru TK Dilatih Mencipta Hingga Menyanyi Lagu Anak

FOTO BERSAMA – Beberapa peserta workshop yang diadakan IGTKI-PGRI Kendal berfoto bersama di sela-sela workshop, kemarin.
AKHMAD TAUFIK

KENDAL – Untuk meningkatkan kretifitas dan inovasi guru-guru TK Kabupaten Kendal dalam hal mengajar di Kelas, IGTKI-PGRI Kabupaten Kendal mengadakan Workshop Ice Breaker. Dalam kegiatan itu, 700 peserta yang berasal dari guru-guru TK tersebut diberikan pelatihan menciptakan dan menyanyi lagu anak serta tembang dolanan.

Ketua IGTKI-PGRI Kabupaten Kendal, Darwati mengatakan, tujuan utama kegiatan adalah untuk mengajak para peserta semakin mengerti bagaimana menjadi guru di kelas yang kretif dan super.

“Menjadi guru TK itu kan tidak mudah, harus kreatif dan super agar kelas hidup, agar apa yang diajarkan kepada anak-anak dapat diterima serta terserap dengan baik. Apalagi yang dihadapi itu anak-anak yang notabenya baru mulai belajar sehingga tidak hanya kreasi dan inovasi saja melainkan kesabaran juga sangat penting,” ungkapnya, Kamis (12/7).

Selain itu, workshop juga digelar dalam rangkaian Hut IGTKI-PGRI ke-68. Harapannya, acara itu mampu memberikan semangat kepada guru-guru TK untuk meningkatkan kualitasnya.

Kata Darwati, acara juga sengaja dilaksanakan di waktu libur sekolah. Selain tidak mengganggu aktifitas belajar mengajar, juga mempersiapkan guru untuk menyambut tahun ajaran baru.

“Semangat baru, pengalaman baru untuk tahun ajaran baru, itulah kenapa acara ini kami adakan berdekatan dengan tahun ajaran baru sehingga para guru ada ilmu baru,” imbuhnya.

Tidak hanya itu saja, dalam kegiatan yang sama diberikan juga pengahargaan kepada guru wiyata bhakti dari kecamatan Sukorejo yang sudah menjadi guru TK selama 42 tahun dan juga Wiyata Bhakti dari Patean yang sudah mejadi guru 44 tahun lamanya.

Menurut Darwati, pihaknya juga memberikan penghargaan kepada pemenang lomba bercerita tanpa alat yang meraih juara 2 tingkat provinsi Jateng. Sebelumnya yang bersangkutan juara 1 tingkat karisidenan dalam ajang yang sama sehingga mewakili karesidenan Semarang.(fik)

Penulis: Akhmad Taufik | Radar Pekalongan
Redaktur: Widodo Lukito

Facebook Comments