Radar Kajen

Ibu Rumah Tangga Menjerit, Harga Cabai dan Telor Meroket

Ibu Rumah Tangga Menjerit, Harga Cabai dan Telor Meroket

TELOR NAIK – Sri (51), salah seorang penjual di Pasar Induk Karanganyar, Kabupaten Pekalongan mengaku telah terjadi kenaikan harga kebutuhan pokok di los dagangannya, kemarin. Salah satunya adalah telor dan cabai.
MUHAMMAD HADIYAN / RADAR PEKALONGAN

KAJEN – Harga sejumlah kebutuhan pokok di Kabupaten Pekalongan meroket. Salah satunya harga cabai dan telor ayam.

Telor ayam di pasaran Kota Santri yang sebelumnya Rp24ribu per kilogram, kini naik hingga Rp28ribu per kilogram. Sedangkan cabai rawit merah melonjak hingga Rp45ribu per kilogram, dari harga sebelumnya yang hanya Rp30ribu per kilogram.

Berdasarkan informasi yang didapat, kenaikan ini dikarenakan meningkatnya permintaan konsumen menyusul banyaknya hajatan pasca lebaran.

Sri (51), Salah seorang penjual sembako di Pasar Karanganyar, Pekalongan, mengatakan, selain permintaan banyak, stok di agen juga menipis.

“Telor naik karena kemarin dipengaruhi cuaca ekstrim, sehingga produksi telor di peternak berkurang. Begitu kata agennya,” terang Sri.

Dikatakan, untuk pemasok telor sendiri ia dapat dari agen asal Kulu Karanganyar.

Selain telor, harga sejumlah barang di los dagangannya juga melonjak. Seperti cabai rawit hijau naik dari Rp15ribu menjadi Rp32ribu per kilogram, cabai merah dan cabai keriting naik dari Rp20ribu menjadi Rp28ribu per kilogram.

“Cabai rawit merah (cabai setan, red) naik cukup signifikan, dari Rp30ribu jadi Rp45ribu per kilogram. Kenaikan harga ini dikarenakan cuaca panas, banyak tanaman yang rusak kata agennya,” kata Sri menirukan penjelasan agen.

Di samping telor dan cabai, harga kemiri juga mengalami kenaikan yang cukup fantastis, yakni dari Rp30ribu menjadi Rp51ribu per kilogram. “Kalau bawang merah dan bawang putih justru turun. Masing-masing dari harga Rp25ribu turun menjadi Rp20ribu, Rp30ribu turun jadi Rp25ribu,” tambahnya.

Sementara terpisah, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Dinperindagkop dan UKM) Kabupaten Pekalongan, Hurip Budi Riyantini, membenarkan terjadinya kenaikan sejumlah kebutuhan pokok di pasar Kota Santri.

“Harga barang pokok yang naik lumayan besar yaitu cabe merah besar dari Rp25ribu menjadi Rp33ribu per kilogram. Kemudian telor ayam, dari Rp25ribu menjadi Rp27ribu per kilogram,” paparnya.

Kenaikan harga ini, menurutnya, terjadi karena lonjakan permintaan dari konsumen. Untuk menekan terjadinya kenaikan yang lebih parah, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan dinas terkait, dalam hal ini Dinas Pertanian terkait Ketahanan Pangan dan lain sebagainya.

“Termasuk koordinasi dengan PKK yang kaitannya sosialisasi gemar tanam cabai di halaman rumah,” tandasnya. (yan)

Penulis: Muhammad Hadiyan | Radar Pekalongan
Redaktur: Widodo Lukito

Facebook Comments