Radar Batang

Waduh, Harga Telur Ayam Ras Melambung

Pedagang Pasar Batang

JUAL BELI – Pedagang pasar Batang, Nikmah (43) saat melayani pembeli.
NOVIA ROCHMAWATI

BATANG – Kenaikkan harga telur ayam ras hampir terjadi di seluruh Indonesia, tak terkecuali di Batang. Harga telur ayam di Pasar Batang sendiri naik bahkan hingga Rp29 Ribu per kilo. Meski berangsur turun, namun harga telur ayam ras masih ada di kisaran Rp26-28 Ribu per kilonya.

“Ini sudah turun sih mbak Rp28 Ribu per kilonya. Tapi hitungannya masih mahal karena kemarin sampai Rp29 Ribu per kilonya. Kalau harganya mahal saya kurang tahu ya mbak. Karena dari yang saya ambil harganya sudah mahal sudah naik. Jadi saya ikut naik saja,” terang penjual telur Pasar Batang, Nikmah (43) saat diwawancarai Radar Pekalongan, Kamis (12/7).

Hal yang sama juga diamini pedagang telur lainnya, Rini (49) mengaku harga telur ayam ras memang sempat melambung. Menurutnya sendiri hal ini dikarenakan permintaan yang tinggi dan produksi telur yang menurun.

“Katanya sih produksi telurnya telur tapi saya kurang tahu kenapanya. Ini sekarang sudah Rp27 Ribu per kilonya. Masih cukup mahal sih ya karena biasanya kisaran Rp20-24 ribu per kilonya. Kadang bisa lebih murah lagi,” imbuh warga Proyonanggan ini.

Dari pantauan Disperindagkop Batang, harga talur ayam ras memang terus mengalami kenaikkan. Meski bebeberapa hari terakhir sudah mengalami penurunan. Kenaikkan sendiri terjadi di hampir pasar besar yang ada di Batang, seperti Pasar Batang, Pasar Limpung dan Pasar Bandar.

Kabid Perdagangan Disperindagkop Batang, Dewi Wuriyanti menuturkan, dilihat dari statistik yang ada memang ada beberapa komoditas yang mengalami kenaikkan harga. Seperti kedelai, telur, cabe merah, bawang dan lainnya. Namun di antara komoditas tersebut, telur ayam yang saat ini mengalami kenaikkan harga yang cukup signifikan.

“Kalau dilihat dari pantuan tim kami memang beberapa harga komoditas naik. Seperti kedelai, telur, cabe merah, bawang dan lain-lain. Namun di antara komoditas tersebut, telur ayam ras yang mengalami kenaikkan yang cukup siginifikan, karena memang biasanya harganya stabil, dan yang lain cukup fluktuatif. Meskipun kini sudah turun di angka Rp26-28 Ribu,” jelasnya.

Namun hingga kini ia juga belum mendapati alasan pasti apa penyebab dari kenaikkan harga tersebut. Menurut laporan pasokan telur ayam sendiri di beberapa daerah mengalami penurunan. Namun ada kemungkinan harga di pasar akan segera stabil mengingat kini sudah mulai ada penuruan harga. (nov)

Facebook Comments