Radar Kendal

Tak Sekadar Pelatihan, MEK PDM Ingin Lahirkan Pebisnis Muslim

MEK PDM

SIAPKAN WIRAUSAHAWAN – Kegiatan SBM yang dibidani MEK PDM Kendal diharapkan mampu melahirkan wirausahawan muslim baru.
NUR KHOLID MS

KENDAL – Setiap Muslim dituntut untuk menjadikan tauhid sebagai basis nilai dalam segala aktivitasnya, termasuk berbisnis.Ketua Majelis Ekonomi dan Kewirausahaan (MEK) PDM Kendal,H Moechammad Noer Agoes Hidayat, mengatakan, prinsip persaksian sebagaimana diikrarkan dalam syahadat semestinya mendasari aktivitas bisnis orang-orang yang beriman.

Hal itu disampaikan Agoes di hadapan 50 peserta Sekolah Bisnis Muslim (SBM), yang digelar di Six Water Games Weleri, Kamis (12/7). “Persaksian yang diucapkan tidak main-main, kepada Tuhan. Ini sama halnya dengan seorang muslim yang bertekad memilih wirausaha sebagai profesi untuk menghidupi diri, keluarga, dan kebutuhan lainnya,” ungkapnya.

Dikatakanya, sebagai pengusaha tentu menjalin kerjasama dengan partnernya baik tertulis atau lisan yang akan dipegang teguh bersama. Dunia bisnis mengajarkan sikap disiplin, tidak membuang-buang waktu, tersenyum melambangkan persetujuan dalam perjanjian dengan koleganya,optimis, ada harapan sukses, meraih keuntungan yang halal dan tidak hanya dinikmati sendiri, tetapi juga dirasakan oleh orang yang tidak punya.

“Karena sebagian rizqi yang diperoleh adalah hak orang lain. Melalui zakat, infaq, dan shadaqah minimal 2,5 persen yang mesti ditunaikan bagi pengusaha muslim,” lanjut Agoes.

Kata dia, dalam menjalankan bisnis ala Islam berbasis jamaah, melibatkan banyak orang yang memiliki kepentingan yang sama, membangun usahanya untuk lebih maju dengan keuntungan lebih. Bagi Agoes, bisnis jamaah sebagai ciri seorang pengusaha muslim.

Sebagai contohnya, dia menyebut yang dilakukan oleh MEK dengan menyelenggarakan SBM, sebuah media pembelajaran untuk mengatasi kebuntuan bagi mereka yang ingin sukses berwiraswasta.

“Kami tidak ingin sekedar mereka lulus dari SBM, tetapi mampu mewujudkan impiannya sebagai pengusaha muslim sukses,” pesan dia. (nur)

Facebook Comments