Metro Pekalongan

PAF Edisi 2 Bawa Misi Tingkatkan Ekonomi Pelaku Seni

PAF

KONFERENSI PERS – DKKP saat menggelar FGD dan konferensi pers terkait penyelenggaraan PAF edisi kedua yang akan digelar 23 Juli hingga 28 Juli mendatang.
M. AINUL ATHO

Sajikan Berbagai Pertunjukkan Seni

Dewan Kesenian Kota Pekalongan (DKKP) akan menggelar Pekalongan Art Festival (PAF), pada 23 Juli hingga 28 Juli mendatang. Dalam PAF yang digelar untuk kedua kalinya ini, DKKP membawa misi untuk turut meningkatkan ekonomi dan kreativitas para pelaku seni. Hal itu terlihat jelas dari tema yang diusung yakni ‘Meningkatkan Keeativitas Ekonomi Kerakyatan bagi Pelaku dan Pekerja Seni’.

Ketua DKKP, Harsana Ragil, mengatakan tema yang dipilih kemudian diwujudkan dalam beberapa bagian kegiatan yang akan dipusatkan di komplek GOR Jetayu dan Gedung PIBB tersebut. Diantaranya adalah gelaran pasar seni dan handicraft non batik, festival kuliner tradisional, pameran dan bursa seni rupa serta pameran dan bursa keris oleh komunitas Tosan Aji.

“PAF sudah masuk dalam agenda tahunan di Kota Pekalongan yang digelar pada bulan Juli. Kegiatan ini digelar untuk mengakomodir para pelaku seni di Kota Pekalongan agar dapat berekspresi menampilkan berbagai kesenian masing-masing,” tuturnya dalam FGD dan konferensi pers terkait pelaksanaan PAF, kemarin.

Sepanjang gelaran, juga akan disajikan berbagai pertunjukan seni tradisional oleh berbagai komunitas. Diantaranya pertunjukan ketoprak, repertoar orchestra batik string, pertunjukkan 10 karya tari dari Kota Pekalongan. Yang istimewa, 10 karya tari yang akan ditampilkan tersebut belum pernah dipublish atau dipertontonkan kepada masyarakat.

“Saat pembukaan, pada tanggal 23 Juli kami akan gelar repertoar musik di jalan depan GOR Jetayu yang kemudian akan dilanjutkan dengan sarasehan musik. Dalam pembukaan, sambutan panitia juga akan dikemas lewat pertunjukkan kabaret. Di setiap usai pertunjukkan seni, akan juga akan digelar sarasehan untuk membahas kesenian yang ditampilkan,” tuturnya.

Setiap hari, lanjut Ragil,akan pertunjukkan seni di masing-masing bidang mulai seni tari, seni sastra, seni teater hingga seni musik. Ia berharap, agenda rutin tahunan tersebut dapat memberikan ruang dan inspirasi yang lebih luas kepada pelaki seni maupun masyarakat Kota Pekalongan secara umum. (nul)

Facebook Comments