Radar Pendidikan

Cetak Generasi Literasi Lewat Kurikulum 2013

Cetak Generasi Literasi Lewat K13

PELATIHAN – Puluhan Guru SD jalani kegiatan pelatihan K13, di SDN Denasri Wetan 01.
NOVIA ROCHMAWATI / RADAR PEKALONGAN

BATANG – Implementasi Kurikulum 2013 (K13) terus menerus diterapkan untuk mendukung pembelajaran. Seperti dilakukan di TPK 5 Pelatihan K13 yang digelar di SDN Denasri Wetan 01.

Kepala Disdikbud Batang, Achmad Taufiq SP MSi, berharap K13 ini bisa mendorong terciptanya generasi literasi, karena siswa tak hanya sekadar jadi objek. Tapi mereka juga mengeksplor materi dari berbagai sumber.

“Kami harap dengan penerapan K13 ini dapat mendorong terciptanya generasi literasi di Kabupaten Batang. Karena di K13 ini anak didorong untuk lebih mandiri dalam mencari sumber pembelajaran. Baik itu melalui pembelajaran di kelas maupun di luar kelas,” terangnya saat membuka Kegiatan Pelatihan Kurikulum 2013 beberapa waktu lalu di SDN Denasri Wetan 01.

Sementara itu, Kasi Pembinaan dan Pengembangan Sekolah Dasar, Warsito SPd, menerangkan kegiatan pelatihan K13 sendiri dilakukan dari 9-14 Juli. Pelatihan ini merupakan kegiatan yang dianggarkan dari APBN dan dilaksanakan di tujuh tempat se Kabuapten Batang. Salah satunya di Tempat Pelaksana Kegiatan (TPK) 5 Denasri Wetan.

“Pelatihan ini sendiri masih diperuntukkan untuk guru. Yakni guru kelas 1, guru kelas 4 dan guru agama. Serentak dilakukan di tujuh titik yang ada se Kabupaten Batang. Dengan harapan sekolah yang mengikuti pelatihan ini dapat lebih memahami pelaksanaan K13. Terkhusus untuk sekolah-sekolah yang baru menerapkan K13,” harapnya.

Sementara itu panitia penyelenggara pelatihan K13 TPK 5 Denasri Wetan, Nuraeni SPd, menerangkan ada sekitar 89 guru yang mengikuti pelatihan di TPK 5. Yakni terdiri dari 31 guru kelas 1, 31 guru kelas 4 dan 27 guru Pendidikan Agama Islam.

Diterangkan, untuk TPK 5 sendiri mengakomodir seluruh SD dibawah naungan Disdikbud se Kecamatan Batang. Kegiatan pelatihan sengaja dilakukan di waktu libur sekolah. Sehingga tidak mengganggu kegiatan belajar mengajar.

“Materinya banyak sekali, karena ini sebagai bekal para guru untuk menghadapi tahun ajaran baru. Sengaja dilakukan ketika liburan, agar liburan pun lebih produktif. Dan memang serentak dilakukan dari Pusat, karena ini juga dananya bersumber dari APBN. Kami harap dengan adanya kegiatan ini, para guru, khususnya yang baru menerapkan K13 agar lebih siap. Sehingga K13 ini bisa berjalan sesuai dengan yang diharapkan,” tandasnya. (nov)

Penulis: Akhmad Saefudin | Radar Pekalongan
Redaktur: Doni Widyo

Facebook Comments