Radar Batang

Kado Bagi Polri, Indonesia Masuk 10 Besar Negara Teraman

Kado Bagi Polri, Indonesia Masuk 10 Besar Negara Teraman

SALAM KOMANDO – Kapolres Batang AKBP Edi Suranta Sinulingga bersama Dandim Letkol Kav Henry Rudi Judianto Napitulu dan Bupati Wihaji menunjukkan salam komando usai upacara HUT Bhayangkara ke-72, kemarin.
M DHIA THUFAIL

BATANG – Jajaran kepolisian Republik Indonesia mendapatkan kado istimewa di momentum Hari Bhayangkara ke 72 Tahun 2018. Pasalnya, tahun ini Indonesia berhasil menduduki peringkat 10 besar sebagai negara teraman di dunia versi

Lembaga Riset Internasional Gallup’s Law Order.

Dalam daftar tersebut, Singapura menempati peringkat puncak sebagai penyandang gelar negara teraman di dunia tahun 2018. Posisi kedua diduduki Norwegia, disusul Islandia, Finlandia, dan Uzbekistan pada peringkat selanjutnya dalam lima besar.

Negara lain dalam daftar yaitu Hong Kong, Swiss, dan Kanada. Hasil yang paling menarik adalah masuknya Indonesia di posisi kesembilan, mengungguli Denmark yang menempati peringkat kesepuluh negara teraman.

Hal ini diungkapkan Kapolres Batang AKBP Edi Suranta Sinulingga saat menggelar upacara peringatan HUT Bhayangkara ke-72 di halaman Mako Polres setempat, Rabu (11/7).

“Indonesia menjadi salah satu negara teraman di dunia, dengan peringkat ke 9. Terkait indeks tersebut, kepercayaan masyarakat menjadi indikator atas pencapaian tersebut,” ungkap Kapolres.

Menurutnya, pencapaian tersebut merupakan indikasi masyarakat yang sudah meningkat kepercayaannya kepada aparat keamanan.

“Hal itu merujuk kepada kepercayaan masyarakat yang sudah mulai percaya kepada aparat keamanan. Hal itu juga dibuktikan dari riset Litbang, terkait persepsi masyarakat terhadap Institusi Polri saat ini sudah jauh mengalami peningkatan drastis nomor tiga setelah KPK dan TNI. Dulu tiga terbawah dari beberapa lembaga negara dan Kementerian artinya ada peningkatan kepercayaan masyarakat, kinerja institusi polri perlindungan, pelayanan, pengayoman,” tuturnya.

Sementara itu, Bupati Batang Wihaji mengatakan, meskipun Indonesia termasuk 10 negara terjamin keamanannya, akan tetapi harus tetap siap dan tidak boleh lengah.

“Kita harus tetap siaga dan tidak boleh lengah. Selama ini sudah ada sinergi yang baik khususnya pada bidang keamanan, ketertiban dan pelayanan, dengan visi dan pandangan yang sudah diterapkan Kapolres dalam melaksanakan tugasnya,” tutur Wihaji.

Dikatakannya, selama ada sinergi bersama semua pihak, maka kondisi wilayah akan kondusif dan tidak ada masalah. “Yang pasti harus saling bersinergi, Polri sebagai institusi penegak hukum sudah ada protap sendiri, saya yakin Polres Batang sudah melakukan tugasnya sesuai kewenangannya. Tentu saya sebagai Kepala Daerah mengucapkan terimakasih dan selamat Hut Bhayangkara ke-72,” tandasnya. (fel)

Penulis: M Dhia Thufail

Facebook Comments